Keempat, perhatian khusus untuk pelaku usaha kantin di sekolah. Ada banyak pelaku usaha kantin di sekolah yang akan terdampak dari program MBG ini, kehadiran para guru yang tetap membeli produk mereka dan juga melibatkan mereka untuk penyedian bahan pokok untuk menu makanan akan mengurangi penurunan omset penjual kecil ini. Hal ini untuk bisa membantu usaha mereka yang terdampak.
Kelima, evaluasi. Perlu adanya Evaluasi berkelanjutan untuk perbaikan dan perubahan program MBG ini sehingga lebih memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat dan pada anak-anak tentunya.
Kesimpulan
Tujuan utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, menurunkan angka stunting, meningkatkan kesehatan anak-anak, dan mengentaskan kemiskinan.
Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak di Indonesia mendapatkan gizi yang cukup dan berkualitas, sehingga dapat mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Sebagai masyarakat tentu mendukung program pemerintah yang baik ini.
Dengan evaluasi dan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan anggaran, sanitasi, kebersihan dan gizi tentunya cita-cita pemerintah akan tercapai dan Indonesia bisa tumbuh menjadi bangsa yang memiliki masyarakat maju. Semoga! *
Penulis adalah Peneliti Komunikasi Pendidikan dan Budaya, Tinggal di Kupang-NTT
Editor : Wall Abulat










