Makan Bergizi Gratis, Menu Sehat untuk Generasi Emas - FloresPos Net - Page 3

Makan Bergizi Gratis, Menu Sehat untuk Generasi Emas

- Jurnalis

Jumat, 17 Januari 2025 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan program MBG ini tentu, jumlah sampah yang dihasilkan akan semakin banyak. Perlu ada mitigasi yang baik dari pemerintah untuk pengelolaan sampah dari program MBG.

Sampah bahan baku makanan, sampah saat proses memasak makanan, sampai makanan sisa siswa yang tidak dimakan. Kita tentu tidak boleh menyia-nyiakan makanan karena ada begitu banyak masyarakat lain yang kesusahan makan.

Untuk itu penambahan cita rasa pada MBG yang proporsional bisa membuat siswa menyantap MBG dengan lahap dan tidak ada makanan sisa. Perlu juga tempat pengolahan sampah yang baik untuk mengelola sampah dari program MBG.

Baca Juga :  Korupsi dalam Pemerintahan Lokal: Mengapa Ini Terus Terjadi?

Ketiga, kualitas gizi makanan. Dede Nasrullah, pakar kesehatan dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya mengingatkan penting untuk memperhatikan kualitas gizi makanan yang disajikan kepada siswa.

Seperti dilansir dari Detik.com, Dede menyarankan perlunya gizi seimbang dalam menu MBG yang diberikan kepada siswa. Gizi seimbang itu harus sesuai dengan standar makanan bergizi, terpenuhi protein, karbohidrat dan lemak.

Tentu anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat sudah sesuai dan telah dihitung untuk ketepatan menu yang memiliki gizi yang baik.

Baca Juga :  Bersyukur di Tengah Bencana: Menemukan 'Rumah Sejati' dan Pengharapan Pasca Gempa Flores

Untuk itu perlu juga memadukan menu makan dari bahan pokok di daerah masing-masing sehingga bisa lebih menggugah selera siswa untuk menyantap makanan.

Dengan gizi yang baik meskipun menu yang berbeda untuk setiap daerah tetapi harapan untuk perkembangan siswa akan tercapai.

Keempat, pelaku usaha kecil kantin sekolah. Dilansir dari Kompastv, para pelaku usaha kecil kantin sekolah merasa risau dengan program MBG ini.

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran, Catatan Kritis Sektor Transportasi: Tantangan Keselamatan, Infrastruktur, dan Pelayanan
Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)
Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri
Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi
Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern
Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan
Tanah yang Menolak Dibungkam
Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Berjalan Bersama Merawat Keadaban Publik dan Meneguhkan Solidaritas Kemanusiaan (Catatan dari Sarasehan Nasional FMKI)

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42 WITA

Upaya Mengendalikan Truk ODOL dari Gerbang Kawasan Industri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Bisnis Thrifting di Kota Kupang: Gaya Hidup Hemat yang Menggerakkan Ekonomi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Quo Vadis Benih Pangan Lokal di Era Pertanian Modern

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Langit Flores Mengabur: Masa Depan Lingkungan Dipertaruhkan

Berita Terbaru