RIUNG, FLORESPOS.net-Kabupaten Ngada melalui Forum Peduli Mbou (Komodo) mengagendakan pelaksanaan Festival Komodo Riung yang berlangsung di Pantai Wisata Watu Lajar, Desa Lengko Sambi Utara, Kecamatan Riung.
Festival yang direncanakan berlangsung dari tanggal 11 hingga 13 Agustus 2026 ini diselenggarakan dengan dukungan dari In-Flores.
Pelaksanaan festival ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Triwulan III Forum Komunikasi Mbou (Komodo) & Spesies Penting Lainnya di Dalam dan di Luar Kawasan Hutan Kabupaten Ngada di Aula Kantor Desa Lengko Sambi Utara pada Kamis (23/7/2026).
Rapat ini dibuka Asisten I Setda Ngada, Alfian didampingi Ketua Forum Konservasi Mbou (Komodo) Kabupaten Ngada, Dr. Nicolaus Noywuli,S.Pt M.Si yang juga Asisten II Setda Ngada, Coordinator Project In Flores Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si; dan Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BBKSDA NTT Yohanes B. Fua, S.Hut.
Turut hadir, Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th; pimpinan OPD Ngada, Plt. Penjabat Camat Riung, Arman Lontar, CM Project In Flores Ir. Gorgonius D. Bajang; utusan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan anggota Forum Konservasi Mbou (Komodo) Kabupaten Ngada.
Aneka Lomba dan Acara Hiburan
Dalam rapat ini juga dibeberkan aneka perlombaan dan jenis pentasan yang akan digelar untuk memaknai festival yang berlangsung selama tiga hari itu.
Untuk lomba meliputi voli pante, perahu hias, dayung tradisional, konten creator, tarik tambang pantai lari karung pantai, dan kuliner khas pesisir pantai.
Sementara, acara hiburan di antaranya pentas seni budaya daerah, konser musik pantai, atraksi api unggun pantai, camping dan wisata malam pantai, sunset performance, bazaar UMKM dan kuliner, pameran kerajinan lokal, wisata perahu dan Island Hopping/menjelajah pulau-pulau.
Sementara ada pun rencana acara pembukaan di antaranya parade budaya pesisir, penyambutan tamu adat dan pejabat, pemukulan gong pembukaan, pertunjukan larik/caci dan mbela tadho, pelepasan lampion pantai, pentas seni malam (acara hiburan dan penayangan film dokumenter Komodo Riung/Mbou.
Sementara Bupati Ngada Raymundus Bena, SS, M.Hum dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Alfian antara lain meminta panitia agar persiapan Festival Komodo Riung harus dilakukan secara terintegrasi.
Festival ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Riung sebagai destinasi konservasi dan pariwisata unggulan.
Karena itu seluruh aspek mulai dari kesiapan lokal, kebersihan kawasan, promosi, keamanan, pelayanan wisata hingga keterlibatan UMKM dan masyarakat lokal harus dipersiapkan secara matang, pintanya. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










