STKIP Citra Bakti Gelar Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru - FloresPos Net

STKIP Citra Bakti Gelar Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru

- Jurnalis

Rabu, 30 Agustus 2023 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (STKIP) Citra Bakti Ngada, di Kabupaten Ngada, NTT, menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2023/2024, berlangsung di auditorium lembaga pendidikan itu.

Kegiatn itu 436 calon mahasiswa dan mahasiwi baru yang terbagi dari 6 Program Studi Strata S1, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Pendidikan Musik, Pendidikan Matematika dan Pendidikan IPA.

“Kegiatan PKKMB ini berlangsung 5 hari dimulai tanggal 29 Agustus dan berakhir pada 2 September 2023,” kata Ketua Panitia Prisco Djawaria kepada Florespos.net, disela-sela kegiatan, Selasa (29/8/2023).

Prisco Djawaria yang juga Humas STKIP Citra Bakti Ngada ini mengatakan, mahasiswa baru STKIP Citra Bakti Ngada tahun akademik 2023-2024 berjumlah 436 orang terbagi dari 6 Prodi.

“Kegiatan ini mengusung tema ‘Membentuk Mahasiswa STKIP Citra Bakti Yang Berkarakter Kritis, Kreatif, Inovatif, dan Produktif di Era Merdeka Belajar Kampus Merdeka’,” katanya.

Baca Juga :  Respon Penjabat Bupati Ende Soal Guru SMKN 6 yang Viral di Tiktok

Menurut Prisco Djawaria, melalui tema tersebut mahasiswa baru diharapkan dapat berpikir kritis dengan segala situasi di sekitarnya, bekerja kreatif, mampu memanfaatkan peluang dan tantangan sebagai bekal hidup.

Dan selalu mencoba hal baru, tidak berada di zona nyaman, serta mampu menghasilkan sebuah karya nyata, ide dan gagasan yang membangun peradaban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ditambahkannya, filosofi dari kegiatan PKKMB ini tentunya merupakan masa transisi atau tranformasi alih jenjang dari pendidikan menengah ke pendidikan tinggi dan mahasiswa harus mampu keluar dari zona flet agar mampu bersaing dan mandiri dengan segara urusan dan tantangan yang dihadapi.

Prisco Djawaria mengatakan, materi yang disajikan, yakni wajib Kemendikbud dan materi yang disesuaikan kondisi dan kebutuhan kampus, seperti pemahaman 4 Pilar Kebangsaan, pembentukan karakter mahasiswa agar anti kekerasan seksual, anti perundungan, anti narkoba, anti korupsi dan bijak bermedia sosial.

Baca Juga :  Masih Dalam 100 Hari Kerja, Pemda Flores Timur Gelontorkan Rp 500 Juta Lari Maraton di Solor

Materi lainnya dari Polres Ngada tentang intoleransi, brutalisme, terorisme, dan paham-paham yang bertentangan dengan idiologi negara, Layanan Kesehatan Kemahasiswaan dari Puskesmas Koeloda. Materi Kewirausahaan dari Dinas Koperindag Kabupaten Nagekeo serta dan beberapa materi interen Kampus.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan Pendidikan Citra Masyarakat Mandiri Wilfridus Muga, SE.,M.Pd.

Wilfridus Muga dalam sambutannya menyampaikan mahasiswa harus terus belajar dan belajar.

Dijelaskan, mahasiswa akan dibekali dengan Kurikulum Merdeka Kampus Merdeka yang artinya mahasiswa harus merdeka dalam belajar, berkekplorasi bersama masyarakat, mahasiswa akan mengikuti program kampus mengajar, wirausaha desa, kegiatan-kegiatan lomba tingkat Nasional.

“Kampus STKIP Citra Bakti sudah banyak menghasilkan lulusan yang berkualitas, terbukti banyak yang sudah mengajar menjadi PNS, P3K, ada yang bekerja sebagai wirausaha, karyawan pabrik, dan sebagainya.Kampus ini ada di kampung tapi tidak kampungan,”ujar Wilfridus. *

Penulis: Wim de Rozari / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Uniflor Teken MoU dengan Pemkab SBD, Ratu Wulla: Kita Kolaborasi untuk Bangun Daerah
Nagekeo Telah Kantongi Perda Perlindungan Sawah, Jadi Daerah Pertama yang Diapresiasi Kementerian ATR/BPN
Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:03 WITA

Uniflor Teken MoU dengan Pemkab SBD, Ratu Wulla: Kita Kolaborasi untuk Bangun Daerah

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:59 WITA

Nagekeo Telah Kantongi Perda Perlindungan Sawah, Jadi Daerah Pertama yang Diapresiasi Kementerian ATR/BPN

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA