Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola - FloresPos Net

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman Gamal (Hijau Makan Ternak) tampak bertunas di lokasi Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo, Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga. Gambar diambil pada Jumat (8/5/2026). Foto: Wentho Eliando

Taman Gamal (Hijau Makan Ternak) tampak bertunas di lokasi Sentra Peternakan Sapi di Wolo Kolo, Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga. Gambar diambil pada Jumat (8/5/2026). Foto: Wentho Eliando

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir tahun anggaran 2025 menyewa lahan seluas 200 hektar (ha) untuk Sentra Peternakan Sapi.

Penandatangan sewa lahan peternakan sapi di Wolo Kolo, Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga seluas 200 ha oleh Pemda dengan pemilik lahan terjadi pada Senin, 22 Desember 2025 di ruang kerja Bupati Flores Timur.

Sebelum penandatanganan, sebagaimana disaksikan Florespos.net, rencana sewa lahan 200 ha telah diusulkan Pemda melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Setelah melalui pembahasan yang begitu alot bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Flores Timur pada momen Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025, pada Oktober 2025 lalu, sewa lahan ini disetujui dan ditetapkan.

30 Ha Sudah Dikelola

Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunter) Flores Timur, Vianey Tiki Tokan ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026) mengatakan lahan yang disewa untuk Sentra Peternakan Sapi seluas 200 ha berlokasi di Wolo Kolo, Desa Lamatutu.

Dari luas lahan 200 hektar tersebut, jelas Vianey Tokan, sesuai rencana awal termasuk anggaran pada tahun anggaran 2025, sekitar 60 ha akan dikelola sebagai Sentra Peternakan Sapi.

Namun dalam perkembangan karena adanya efisiensi anggaran maka diputuskan dikelola atau dimanfaatkan seluas 30 ha.

Baca Juga :  Banjir Lahar Dingin Terjang Selatan Wulanggitang, Jembatan Kali Waimuring Terancam Ambruk

Vianey Tokan menjelaskan, dalam 30 ha itu ada sejumlah item yang dikerjakan, yakni pembukaan jalan usaha tani (JUT), pengadaan bibit hijau makanan ternak (HMT), pembuatan pagar hidup, penanaman HMT, pengolahan lahan dan hari orang kerja (HOK).

“Tahun anggaran 2025, sekitar 60 ha diolah. Karena efisien anggaran saat ini sudah dikelola 30 ha. Nomenklaturnya Sentra Peternakan Sapi. Total anggaran Rp 1 miliar lebih. Sistem swakelola tipe 3. Ini ditangani oleh lembaga Barakat,” katanya.

“Luas lahan 200 ha tentu seluruhnya akan dimanfaatkan untuk Sentra Peternakan Sapi,” tambah Vianey Tokan.

Selain dikerjakan oleh lembaga, kata Vianey Tokan, pihaknya tengah konsentrasi membangun jaringan air dari sumber mata air terdekat menuju lokasi utama Sentra Peternakan Sapi.

“Di lokasi saat ini kami sedang konsen buat jaringan air, tapi belum naik sampai di atas bukit. Kami juga pikirkan untuk pakai pompa air naik ke atas. Selain itu, kami juga dapat sumber mata air baru di sekitar situ,” katanya.

Vianey Tokan bilang, pihaknya juga akan merekrut 20 orang karyawan yang bekerja di lokasi. “Sekitar Juli ini masuk 20 karyawan yang kami rekrut untuk kerja di lokasi,” katanya.

Baca Juga :  Teater Kata Seminari Mataloko Akan Gelar Aktus Natal “Elpida”

Terkait 30 ha lahan sudah dikelola dengan sejumlah item tersebut juga disampaikan Yosef Arnoldus Pati Hurint, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), saat ditemui, Senin (11/5/2026).

“Sesuai yang saya tangani sebagai PPK, seluas 30 ha yang dimanfaatkan untuk tiga item kegiatan ini, yakni pembukaan jalan usaha tani (JUT), menanam dan pengolahan lahan,” katanya

“Di item menanam ini terdapat beberapa pekerjaan, yakni pengadaan bibit HMT, penanaman tanaman pagar, menanam beberapa jenis tanaman HMT dan HOK,” jelas Yosef Arnoldus.

Yosef Arnoldus bilang, total anggaran untuk kegiatan persiapan sentral pengembangan sapi di Wolo Kolo, Desa Lamatutu, Kecamatan Tanjung Bunga sebesar Rp. 1.002.000.000.

“Program kegiatan ini dilakukan dengan sistem swakelola tipe 3, dikerjakan oleh lembaga dalam hal ini LSM Barakat,” katanya.

Rencana Kegiatan Tahun 2026

Sementara untuk tahun anggaran 2026, kata Vianey Tokan, dalam perencanaan anggaran dan pekerjaan, yakni pengadaan kawat untuk pembatas kawasan dan pembangunan mess.

“Untuk tahun 2026 ini, ada pengadaan kawat pembatas dan saat ini sudah berproses, pembangunan mess, dan pembersihan lahan,” katanya.

Vianey Tokan juga bilang untuk pengadaan sapi, pihaknya sudah menjajaki sejumlah daerah. Dia menyebut, Kabupaten Kupang dan Kabupaten TTS. “Jenis sapi bali,” katanya. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Berita ini 288 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Berita Terbaru