ENDE, FLORESPOS.net-Stadion Marilonga, Kabupaten Ende, Provinsi NTT disiapkan menjadi venue sepak bola putri pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Stadion pertama di NTT yang pertama menggelar pertandingan pada malam hari tersebut telah ditinjau langsung oleh tim dari pusat dan provinsi, Jumat (16/10/2026) pagi.
Technical Delegate PSSI, Arief Lesmana visitasi ke Stadion Marilonga bersama tim dari KONI pusat dan Provinsi NTT.
Dari hasil visitasi Technical Delegate memberikan sejumlah catatan dan rekomendasi perbaikan untuk ditetapkan jadi salah satu venue sepak bola di PON 2028.
Setelah turun melihat dan memeriksa seluruh fasilitas Stadion Marilonga dan melakukan pengukuran ulang panjang dan lebar lapangan, hingga pengecekan kelayakan bangku pemain serta tribun penonton, Technical Delegate memberikan sejumlah catatan perbaikan.
Catatan tersebut ditempelkan di masing-masing ruangan agar menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.
Salah satu ruangan yang mendapat catatan perbaikan adalah ruang wasit. Di ruangan tersebut, Arief merekomendasikan penambahan kursi, meja dan cover, gantungan baju, pemasangan penutup berwarna hitam, televisi (TV), serta jaringan internet.
Berbagai fasilitas tersebut menjadi bagian dari kebutuhan pendukung penyelenggaraan pertandingan agar perangkat pertandingan dapat menjalankan tugasnya dengan baik selama kompetisi berlangsung.
Usai melakukan pemeriksaan, Arief Lesmana menyampaikan secara langsung sejumlah pekerjaan rumah kepada Bupati Ende, Yosef Badeoda dan jajaran Forkopimda serta pengurus KONI Ende.
Arief mengatakan saat ini Stadion Marilonga mesti diperbaiki dan perlu dibenahi agar pertandingan dapat berlangsung dengan baik dan lancar.
“Setelah dilakukan visitasi, banyak PR yang harus dikerjakan agar pertandingan sepakbola putri dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Arief Arief.
Catatan hasil visitasi tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kabupaten Ende dalam mempersiapkan seluruh fasilitas yang dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan pertandingan sepak bola putri tingkat nasional.
Pada kesempatan tersebut Arief Lesmana mengatakan selain Kabupaten Ende ada daerah lain di NTT yang mengajukan diri sebagai tuan rumah pertandingan sepak bola putri PON XXII 2026.
Kabupaten Ngada dan Kabupaten Sikka juga mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah cabang pertandingan tersebut. Visitasi terhadap ketiga daerah itu pun dilaksanakan pada hari yang sama.
Berbagai rekomendasi yang diberikan setelah visitasi diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah agar stadion yang diajukan memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pertandingan.
Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda menyatakan siap melakukan perbaikan-perbaikan berdasarkan rekomendasi dari technical delegate PSSI.
“Saya minta dukungan dari anggota DPRD untuk kita mulai gas, saya tadi sudah bicara sama tim anggaran untuk perbaikan dan peningkatan lapangan, kita sudah siapkan anggaran yang cukup sehingga mulai tahun ini kita gas,” ujarnya.
Bupati Ende yakin untuk saat ini Stadion Marilonga lebih siap menjadi tuan rumah sepakbola putri dibandingkan dengan Gelora Samador di Maumere dan Stadion Lebijaga di Ngada.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










