Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Tatawa, Taman Nasional Komodo, Satu Orang Belum Ditemukan - FloresPos Net

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Tatawa, Taman Nasional Komodo, Satu Orang Belum Ditemukan

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere melalui Pos SAR Manggarai Barat menerima informasi kecelakaan pelayaran KM. Feronia yang tenggelam di perairan Pulau Tatawa, Perairan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (13/10/2026).

KM. Feronia merupakan kapal wisata tradisional jenis pinisi dengan tonase 51 Gross Ton yang mengangkut 30 orang, terdiri atas 5 orang anak buah kapal (ABK) dan 25 orang penumpang.

Berdasarkan informasi awal, kapal bertolak dari Pelabuhan Marina menuju Dermaga Pulau Rinca pada pukul 08.00 WITA. Sekitar pukul 14.30 WITA, kapal melintasi pusaran arus di Pulau Tatawa, kemudian posisinya miring, terbalik, dan akhirnya tenggelam.

Pasca menerima informasi kejadian, Tim SAR Gabungan segera dikerahkan menuju lokasi kejadian. Tim terdiri atas personel Pos SAR Manggarai Barat, KSOP Labuan Bajo, Lanal Labuan Bajo, serta unsur kepolisian dan potensi SAR lainnya.

Operasi didukung sejumlah sarana laut, di antaranya Rigid Inflatable Boat (RIB)Pos SAR Manggarai Barat, Sea rider KSOP Labuan Bajo, RIB Polairud Polda NTT. dan speed boat patroli KSOP Labuan Bajo.

“Dalam pelaksanaan operasi, evakuasi korban turut dibantu sejumlah kapal dan speedboat yang berada di sekitar lokasi kejadian,” sebut Fathur Rahman, Kepala Kantor SAR Maumere, Selasa (13/10/2026).

Baca Juga :  IPeKB Mabar Dikukuhkan, Madin: KB Tak Melawan Kehendak Tuhan

Fathur menjelaskab, pada pukul 15.00 Wita sebanyak 14 orang dievakuasi menggunakan speedboat Red Whale 2 menuju Pelabuhan Marina dan tiba pada pukul 15.30 WITA.

Selanjutnya, pada pukul 15.02 Wita sebanyak 4 orang juga berhasil dievakuasi dengan menggunakan speedboat Mac Cruise dan tiba pada pukul 15.50 Wita.

“Sebanyak 14 orang berhasil dievakuasi menggunakan speedboat Red Whale 2, kemudian 4 orang lainnya dievakuasi menggunakan speedboat Mac Cruise menuju Pelabuhan Marina Labuan Bajo,” terang Fathur, selaku SAR Mission Coordinator (SMC).

Fathur melanjutkan, pada pukul 16.10 WIta. sebanyak 7 orang dievakuasi menggunakan RIB 500 PK Pos SAR Manggarai Barat menuju Marina Labuan Bajo. Pada waktu yang sama, sebanyak 4 orang lainnya dievakuasi menggunakan Sea Rider KSOP Labuan Bajo.

Hingga pukul 18.00 WITA, sebanyak 29 orang telah berhasil dievakuasi, sementara 1 orang penumpang atas nama Veronica Beatrix Jessica, berusia 23 tahun, warga negara Indonesia, masih dalam pencarian.

“Hingga saat ini, hasil pencarian masih nihil. Jarak pandang yang terbatas dan arus laut menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi SAR hari ini. Pencarian akan dilanjutkan pada hari kedua, Rabu (14/10/2026),” katanya.

Data Korban

Jumlah orang di atas kapal (Person on Board/POB) sebanyak 30 orang, terdiri atas 25 penumpang dan 5 ABK. Sebanyak 29 orang telah dievakuasi, sedangkan 1 orang masih dalam pencarian.

Baca Juga :  Dua Desa di Manggarai Barat “Terkurung” HPL, Cagar Alam, Hutan Tutupan

Daftar Penumpang yang berhasil dievakuasi yakni Albert Vadri Valls — Spanyol, Chloe Merry — Australia, Diana Pijuan Gibert — Spanyol, Erik Sendra Kastman — Spanyol dan Goulven Berthelot — Prancis dan Helena Hertig — Swiss.

Selain itu terdapat pula Huang Di — Tiongkok, Jorge Rodríguez Lopez — Spanyol, Mark Beekmans — Belanda, Maurits Mensink — Selandia Baru dan Miruna Elena Rosu — Rumania.

Ada juga Nick Barnet, asal Australia, Oriol Quelart Benite11- Spanyol, Ro TeKloot — Australia, Teddy TeKloot — Australia, William Barnett — Australia serta Yiming Zuo asal Tiongkok.

Terdapat pula Candra Riady Putra — Indonesia, Akbar Gunawan — Indonesia, Karen Samantha Burton — Kanada, Lorenz Klinger — Austria, Martin Edwin Goodwin — Britania Raya, Romario Triaquino Moy (Rio) — Indonesia dan Joshua David Beck asal Amerika Serikat.

Sementara itu Anak Buah Kapal (ABK) yang berhasil dievakuasi yakni Isran (Nahkoda), Irwandi (KKM), Rupertus Raman , Wihelmus Amir dan Falens Tinus Gordi yang semuanya berasala dari Indonesia sedahgkaj korban yang masih dalam pencarian Veronica Beatrix Jessica asal Indonesia. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende
‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:25 WITA

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Perairan Tatawa, Taman Nasional Komodo, Satu Orang Belum Ditemukan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Berita Terbaru