94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik - FloresPos Net

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

- Jurnalis

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misa Perutusan Stipas Ruteng.

Misa Perutusan Stipas Ruteng.

RUTENG, FLORESPOS.net-Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Santo Sirilus Ruteng mengelar misa perutusan (Missio Canonica) bagi 94 sarjana pendidikan keagamaan Katolik Angkatan XVIII-XIX STIPAS di  Aula Paroki Cewonikit Ruteng, Jumat (30/10/2026).

Misa dipimpin Vikjen Keuskupan Ruteng Reveredus Pater (RP) Sebastian Hobahana, SVD didampingi 9 imam konselebrantes. Dalam misi perutusan ini, para sarjana Pendidikan Agama Katolik berjanji siap menjalankan tugas sebagai katekis dan guru agama katolik.

“Di hadapan Allah dan seluruh umat, kami berjanji dengan tulus hati akan melaksanakan tugas kami sebagai petugas pastoral dan sebagai katekis sesuai dengan kemampuan  yang ada pada kami dan yang telah kami terima  dari Tuhan”.

“Kami akan menyerahkan hidup kami demi kesejahteraan dan perkembangan umat Allah. Karena itu, kami akan menjalankan tugas kami dengan penuh tanggung jawab  dan kesetiaan”.

“Semoga Allah mendampingi kami  dalam menjalankan tugas dan jabatan suci  yang dipercayakan kepada kami berkat bantuan Yesus Tuhan  dan pengantara kami,” demikian ikrar setia 94 calon wisudawan STIPAS angkatan XVIII – XIX.

Sementara Vikjen Keuskupan RP. Sebastian Hobahana, SVD pada momen Misa Perutusan ini mendaraskan doa pengukuhan perutusan sarjana Pendidikan Agama Katolik.

“Allah selalu setia. Ia akan melindungi saudara-saudari, meneguhkan hati dan melindungi saudara-saudari terhadap segala  bencana dan pengaruh yang jahat. Maka atas nama gereja, saya meneguhkan saudara-saudari  sekalian dan tetap mendorong saudara/i agar dapat menunaikan tugas  dengan hati yang murni dan semangat pengabdian  tanpa pamrih. Semoga Allah memberkati  saudara-saudari dalam menjalankan tugas  ini, Bapa dan Putra, dan Roh Kudus,” kata Vikjen.

Usai menerima pengukuhan, Vikjen menumpangkan tangan kepada para calon wisudawan, lalu setiap sarjana baru menerima Kitab Suci dan Salib.

Perutusan Kanonis

Dalam khotbahnya, Vikjen Sebastian menjelaskan bahwa Missio Canonica atau Perutusan Kanonis secara sederhana merupakan  pemberian kuasa mengajar secara resmi oleh otoritas atau Uskup Diosesan kepada Guru Agama Katolik dan katekis.

Baca Juga :  SLB Karya Murni Ruteng Gelar We Ring The Bell Suarakan 10 Hak Anak Disabilitas

“Kelompok awam ini menerima  mandat untuk mengajar dan mewartakan iman katolik atas nama gereja,” kata Vikjen

Dengan mandat ini, lanjut Vikjen,  para sarjana awam mempunya 2 tanggung jawab.

Pertama, tanggung jawab moral eklesial: hidup selaras dengan ajaran Katolik, setia kepada gereja, dan sekaligus hadir sebagai pribadi yang beriman, sebagai teladan iman.

Kedua, tanggung jawab kerygmatis mengajar dan mendidik  umat atau murid-murid Kristus.

“Untuk itu mereka harus mencintai Kitab Suci dan selalu sadar bahwa  tugas guru agama Katolik adalah peristiwa evangelisasi dan panggilan mulia yang harus dijalankan dengan setia,” kata Vikjen.

Hari ini, lanjut Vikjen,  para calon wisudawan-wisudawati ini, tidak hanya sekadar menyelesaikan tahap pendidikan Strata Satu Pastoral, tetapi menerima panggilan baru dan perutusan sebagai guru agama.

Vikjen menggarisbawahi bahwa menjadi guru agama atau katekis atau pengajar adalah suatu karunia dan sekaligus jalan pengertian untuk pembangunan jemaat.

“Cara terbaik bagi Anda sekalian untuk menjadi saksi adalah dengan menjadi Pendidik Iman yang berakar dalam Kristus, bercahaya bagi sesama, dan membawa terang Injil  di tengah masyarakat.

Sebagai pendidik iman, kalian semua dipanggil untuk memiliki perjumpaan yang transformatif dengan Yesus  dan mengalami cintaNya,” katanya.

Dalam dunia yang terus berkembang dan berubah ini, lanjut Vikjen, kalian diajak untuk  menjadi adaptif-kreatif dan tanggap terhadap kebutuhan kontesktual.

“Oleh karena itu dengan berakar dalam Kristus, kalian akan mampu menjadi terang bagi orang lain, yang mungkin masih hidup dalam bayangan dan dalam situasi  kegelapan. Gereja lokal ini menghargai kesaksian yang mengagumkan dan pelbagai korban dari para alumni dari  Lembaga STIPAS Santo Sirilus Ruteng yang telah membiarkan terang mereka bercahaya sampai ke sudut dunia jauh,” katanya.

Vikjen pada kesempatan ini menyampaikan apresiasi atas kesuksesan para wisudawan-wisudawati dalam pendidikan Kristiani Pastoral selama empat tahun.

Baca Juga :  Pasca Pemilu, PPS di Ende Belum Pertanggungjawabkan Uang Rp 348 Juta

“Kami menghargai keberanian kalian semua untuk menjadi potret kehidupan dan pelayanan yang tidak ingat diri di masa depan, potret kehidupan dan pelayanan yang membawa terang,” katanya.

Terima Kasih

Ketua STIPAS Santo Sirilus Ruteng Dr. Rikardus Moses Jehaut,S.Fil,M.Th dalam sambutannya pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak di antaranya Uskup Keuskupan Ruteng cq Vikjen Keuskupan Ruteng, Yayasan, Kakan Kemenag Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, panitia wisuda, orang tua, para mahasiswa dan semua pihak yang dengan caranya masing-masing menyukseskan agenda wisuda mulai dari Seminari Nasional, Missio Canonica, hingga acara puncak wisuda pada Sabtu (31/10/2026).

Meriah

Misa Perutusan ini berlangsung sangat meriah. Kemeriahan  ditandai dengan penampilan koor STIPAS yang dipandu dirigen Felavianus Dolfi Lejo dan Rosalia Adeputri Arma, dan penampilan para penari yang disiapkan mahasiwa STIPAS. Acara semakin meriah karena mahasiwa mempersembahkan aneka tarian di antaranya tarian kreasi, lagu Poti Kose yang dibawakan oleh dua mahasiswa Doni dan Rini, puisi merajut toga di ujung doa; Vokal Grup Kopi Tuk,  tari kontemporer jejak asa antara air mata dan toga, lagu Manggarai Mimpi, lagu Rumah Kita, dan aneka acara menarik lainnya.

Hadir dalam rangkaian acara Misa Perutusan ini di antaranya Vikjen Keuskupan Ruteng RP. Sebastian Hobahana, SVD Pastor Paroki Cewonikit Reverendus Dominus (RD) Ardi Obot;  RD. Alfons Segar; Ketua STIPAS Santo Sirilus RD.  Rikardus Moses Jehaut, S.Fil, M.Th;   RD. Dr. Hironimus Bandur, S.Fil, M.Th; RD.  Dr. Fidelis Den, MA;  Kaprodi PKK RD. Emanuel Haru, S.Fil, M.Si;  Ketua Panitia RP. Dr. Paulus Tolo, M.Th;  Dr. Fredrikus Djelahu Maigahoaku, S.Fil, M.Pd, dan  RD. Thomas Julivadis Tanto, S.Fil, M.Th.

Hadir dari jajaran pemerintahan di antaranya Kakan Kemenag Kabupaten Manggarai Ponsius Mudin, S.Fil, Kakan Kemenag Kabupaten Manggarai Timur, utusan Polres dan jajaran pemerintah.*

Penulis : Wall Abulat

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga

Berita Terbaru