ENDE, FLORESPOS.net-Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ende tidak memiliki kendaraan roda empat saat menjalankan tugas melayani pimpinan daerah.
Sejauh ini Bagian Prokopim Ende meminjam atau menggunakan mobil dari bagian atau dinas lain di lingkup Pemkab Ende saat melayani pimpinan daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabag Prokopim Setda Ende, Ignas Gharu saat ditanya Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Ansel Kaise dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang gabungan komisi DPRD Ende, Kamis (29/10/2026) siang.
Ignas menyampaikan Bagian Prokopim tidak memiliki kendaraan roda empat dan hanya memiliki kendaraan roda dua.
“Tidak ada kendaraan roda empat, hanya ada tiga kendaraan roda dua,” kata Ignas.
Atas jawaban itu, Wakil Ketua Komisi 1 Ansel Kase melontarkan kritik keras terhadap fasilitas operasional di lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Ende khususnya Bagian Prokopim Ende.
Ansel Kaise menilai kondisi tersebut sebagai hal yang memalukan bagi sebuah institusi pemerintahan daerah.
Menurutnya, Protokol merupakan wajah terdepan Pemda yang bertugas mengawal dan memfasilitasi setiap agenda krusial pimpinan daerah, termasuk saat menyambut tamu-tamu penting dari luar daerah.
Ansel juga mengatakandi seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi NTT hanya Prokopim Ende yang tidak memiliki kendaraan roda empat.
“Sangat memalukan jika bagian Protokol yang memiliki mobilitas tinggi dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan pimpinan daerah justru tidak memiliki fasilitas kendaraan roda empat,” katanya.
“Dari seluruh kabupaten dan kota di NTT hanya Prokopim Ende yang tidak memiliki mobil,” kata Ansel.
Politisi PSI ini mengatakan minimnya fasilitas operasional ini tidak hanya menghambat efektivitas kerja protokol di lapangan, tetapi juga mempertanyakan tata kelola aset dan skala prioritas anggaran di internal Pemda Ende.
Di tengah upaya peningkatan pelayanan publik, keterbatasan sarana dasar seperti kendaraan dinas untuk unit vital dianggap sebagai bentuk kemunduran.
Ansel meminta agar Pemda Ende segera mengevaluasi pengadaan serta distribusi kendaraan dinas di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih tepat guna dan menunjang kinerja pelayanan publik secara maksimal.
Pada kesempatan itu anggota DPRD Ende yang sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis juga menyoroti lemahnya komunikasi Bagian Prokopim Ende dengan awak media.
Ia mengatakan informasi pembangunan di daerah harus diketahui oleh publik dan itu harus bekerjasama dengan media.
“Kita tidak bisa kerja sendiri dan butuh peran serta media maka Bagian Protokol dan Dinas Kominfo harus aktif berkomunikasi dengan media,” kata Ansel.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










