Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo - FloresPos Net

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ngada yang didalamnya terdapat sedikitnya 18 paguyuban dari berbagai Etnis mengutuk keras dugaan penghinaan terhadap masyarakat Nagekeo yang beredar di media sosial.

Penyataan itu disampaikan FPK Ngada ketika mendatangi Kantor Bupati Ngada pada Kamis (29/10/2026). Forum diterima oleh Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu.

Saat itu FPK Kabupaten Ngada menyampaikan pernyataan sikap bersama. Inti pernyataan sikap mereka yakni menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  PSN Ngada Menuju Putaran Nasional Liga 4--Momentum untuk Melangkah Lebih Jauh

Ketua FPK Kabupaten Ngada, Petrus Tena menjelaskan pernyataan sikap itu merupakan bentuk empati terhadap masyarakat Nagekeo yang merasa terluka akibat ujaran yang beredar di media sosial.

Sikap itu bukan semata-mata respons terhadap suatu peristiwa, melainkan juga wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di Kabupaten Ngada.

Baca Juga :  SMAK Syuradikara Kembali Ukir Prestasi, Sembilan Siswa Lolos OSN 2025 Tingkat Provinsi NTT

Petrus menambahkan.FPK selama ini menjalankan peran pembauran kebangsaan melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), termasuk kegiatan di sekolah-sekolah.

Melalui kegiatan sosialisasi itu, Petrus bilang, forum berupaya menanamkan nilai toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, serta kesadaran bahwa persatuan harus dirawat melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:15 WITA

Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Berita Terbaru

Opini

Sumpah yang Dimudahkan

Kamis, 29 Okt 2026 - 16:06 WITA