BAJAWA, FLORESPOS.net-Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Ngada yang didalamnya terdapat sedikitnya 18 paguyuban dari berbagai Etnis mengutuk keras dugaan penghinaan terhadap masyarakat Nagekeo yang beredar di media sosial.
Penyataan itu disampaikan FPK Ngada ketika mendatangi Kantor Bupati Ngada pada Kamis (29/10/2026). Forum diterima oleh Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu.
Saat itu FPK Kabupaten Ngada menyampaikan pernyataan sikap bersama. Inti pernyataan sikap mereka yakni menjaga persatuan, toleransi, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Ketua FPK Kabupaten Ngada, Petrus Tena menjelaskan pernyataan sikap itu merupakan bentuk empati terhadap masyarakat Nagekeo yang merasa terluka akibat ujaran yang beredar di media sosial.
Sikap itu bukan semata-mata respons terhadap suatu peristiwa, melainkan juga wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di Kabupaten Ngada.
Petrus menambahkan.FPK selama ini menjalankan peran pembauran kebangsaan melalui sosialisasi empat pilar kebangsaan yang difasilitasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), termasuk kegiatan di sekolah-sekolah.
Melalui kegiatan sosialisasi itu, Petrus bilang, forum berupaya menanamkan nilai toleransi, penghormatan terhadap keberagaman, serta kesadaran bahwa persatuan harus dirawat melalui sikap dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










