MBAY, FLORESPOS.net-Arkadius Togo atau akrab disapa Arton Togo mengatakan siap dan telah resmi ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) Aeramo Periode 2027-2035 pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Arton Togo bersama empat kandidat lainnya telah mengikuti pengundian nomor urut pada Kamis (24/9/2026) di Kantor Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.
Dalam pengundian yang dipimpin langsung oleh Ketua Panitia Penyelenggara Pilkades Aeramo, Yahanes Nanga, dan disaksikan para calon, BPD, serta aparat keamanan itu, Arton Togo mendapatkan nomor urut 5.
Setelah pengundian nomor urut, Arton Togo menyatakan siap terus melaju ke tahapan dan jadwal selanjutnya dalam proses Pilkades Desa Aeramo.
Arton Togo sangat bersyukur mendapatkan nomor urut 5. Karena dia memaknai nomor 5 sebagai angka yang sarat filosofi perjuangan.
“Saya dapat nomor 5. Puji Tuhan. Bagi saya nomor 5 ini bukan sekadar angka. Ini simbol. 5 adalah simbol Sila Pancasila, dasar negara. 5 jari tangan, kalau sendiri lemah tapi digenggam menjadi satu kepalan yang kuat,” katanya, Kamis (24/9/2026).
Arton Togo bilang, nomor 5 sangat sinkron dengan Visi-Misi yang dia usung, yakni 5 Pilar Perubahan dan 5 Gerakan Program Unggulan.
“Lima pilar itu adalah Maju, Mandiri, Transparan, Berbudaya, dan Sejahtera. Sementara 5 Gerakan kami adalah Gerakan Pelayanan Bersih, Ekonomi Mandiri, Infrastruktur Adil, Sehat dan Pintar, serta Gerakan Pemuda dan Anti Judol,” jelasnya.
Arton Togo yang telah 24 tahun mengabdi sebagai jurnalis ini menegaskan pencalonannya, “bukan untuk mencari kekayaan, melainkan untuk mengabdi dengan prinsip transparansi.”
“Sebagai wartawan, hidup saya adalah membongkar yang ditutupi. Jika dipercaya jadi Kades, saya akan buka semua keuangan desa. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Aeramo tidak butuh Kades yang kaya, Aeramo butuh Kades yang jujur dan transparan,” tegasnya.
Arton Togo mengajak semua pihak untuk menjaga Pilkades Aeramo yang damai dan kekeluargaan, “beda pilihan dan beda gagasan itu hal biasa dalam demokrasi, tapi darah tidak bisa dipisahkan.”
“Kita semua masih satu darah Aeramo, satu leluhur. Pesta demokrasi hanya satu hari, tapi hidup bertetangga selamanya,” pungkasnya.
Pilkades Desa Aeramo 2027-2035 diikuti 5 calon. Setelah penetapan ini, para calon akan memasuki tahapan kampanye sesuai jadwal yang ditetapkan panitia.*
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










