Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026 - FloresPos Net

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Masih dalam semangat peringatan Hari Anak Nasional 2026, lebih dari 1.670 orang mengikuti Run for Equality 2026 yang diselenggarakan Plan Indonesia di Senayan Park, Jakarta, untuk mengampanyekan kesetaraan dan pemenuhan hak anak-anak, termasuk penyandang disabilitas, untuk bermain, berpartisipasi, dan tumbuh tanpa diskriminasi.

Run for Equality 2026 diikuti oleh anak-anak, keluarga, komunitas lari, penyandang disabilitas, institusi pendidikan, serta korporasi. Para peserta dapat memilih kategori 3K, 5K, atau 10K, menjadikan ajang ini sebagai ruang olahraga yang terbuka bagi semua untuk bergerak bersama dalam semangat kesetaraan.

Mengusung tema ‘Equal Steps, Equal Play’, Run for Equality 2026 menjadi pengingat bahwa kesetaraan dapat diwujudkan secara sederhana dari ruang-ruang publik yang memungkinkan anak-anak termasuk penyandang disabilitas, berpartisipasi tanpa diskriminasi, untuk bermain, belajar, berinteraksi, dan mengembangkan potensinya.

Baca Juga :  Ombudsman Tegaskan Jaminan Keselamatan Transportasi Membutuhkan Solusi Sistemik

Dalam siaran persnya yang diterima Florespos,net, Senin (27/7/2026) Plan Indonesia mengatakan, tema tersebut semakin relevan di tengah masih besarnya tantangan yang dihadapi penyandang disabilitas di Indonesia.

Meskipun Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 telah menjamin hak-hak penyandang disabilitas, data tahun 2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menunjukkan bahwa hanya 17,2 persen penyandang disabilitas usia produktif yang mengakses pendidikan formal.

Selain itu, kata Plan Indonesia, lebih dari separuh penyandang disabilitas masih menghadapi hambatan dalam mengakses layanan dasar, mulai dari pendidikan, kesehatan, pekerjaan, hingga ruang publik yang aman dan inklusif.

“Kami ingin mendorong terciptanya ruang olahraga dan ruang publik yang lebih inklusif agar setiap anak dan kaum muda, termasuk anak penyandang disabilitas, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi, bermain, dan berkembang tanpa diskriminasi,” sebut Dini Widiastusi, Direktur Eksekutif Plan Indonesia.

Baca Juga :  Hugo Parera Paparkan Kampus Merdeka Kepada Utusan Mahasiswa di Gedung DPR RI

Sebab, kata Dini, kesetaraan berarti memastikan setiap anak merasa diterima, dihargai, dan memiliki ruang untuk menunjukkan potensinya.

Komisioner Komisi Nasional Disabilitas (KND), Jonna Aman Damanik, juga menegaskan bahwa inklusivitas harus diwujudkan melalui pengalaman nyata, termasuk dalam aktivitas olahraga.

“Olahraga adalah hak semua orang. Inklusivitas juga harus diwujudkan dengan cara memastikan anak-anak penyandang disabilitas dapat berpartisipasi secara bermakna, aman, dan setara. Inisiatif seperti Run for Equality menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran bahwa ruang publik harus dapat diakses oleh semua,” kata Jonna.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro
Penjualan Minyak Tanah Subsidi di Pasar Capai Rp 8.000 Per Liter, Satpol PP Ende Turun Lakukan Penertiban
Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026
Capaian Sementara Investasi 2026 di Manggarai Barat 68,43 Persen
Direktur Promosi Kesehatan Kemenkes Tegaskan Pentingnya Kader Kesehatan dan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Kamis, 5 November 2026 - 18:07 WITA

Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko

Rabu, 4 November 2026 - 19:44 WITA

Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong

Rabu, 4 November 2026 - 19:12 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Program Implementasi Layanan Primer CSR Astra di Pustu Tebuk dan Bloro

Rabu, 4 November 2026 - 12:51 WITA

Dosen dan Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris IKTL Terlibat dalam Pameran Pendidikan Flotim 2026

Berita Terbaru