Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak - FloresPos Net

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, FLORESPOS.net-Memperingati Hari Anak Nasional 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, Save the Children Indonesia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dalam membangun ekosistem perlindungan anak yang diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Pahlawan Anak pada Agustus mendatang.

Ajakan ini menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama, terutama di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi anak-anak di Indonesia.

Merujuk pada Profil Anak Indonesia 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), sebanyak 29,8 juta anak di Indonesia masih mengalami ketertinggalan pembelajaran, prevalensi stunting masih berada di angka 19,8 persen.

Sementara 4.727 bencana yang terjadi sepanjang 2025 turut meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai risiko.

Di sisi lain, SIMFONI-PPA mencatat lebih dari 15.300 kasus kekerasan seksual terhadap anak dan 12.160 kasus kekerasan fisik, dengan 60,1 persen kasus terjadi di lingkungan rumah, tempat yang seharusnya menjadi ruang paling aman bagi anak.

Menanggapi kondisi tersebut, Dessy Kurwiany Ukar, CEO dan Chairperson Save the Children Indonesia, dalam rilisnya, Jumat (24/7/2026) mengatakan “Hari Anak Nasional bukan satu-satunya waktu untuk berbicara tentang anak.

“Momentum ini mengingatkan kita bahwa pemenuhan hak anak adalah tanggung jawab yang harus diwujudkan setiap hari,” ujar Dessy.

Dessy menyebutkan, setelah 50 tahun bekerja untuk anak Indonesia, Save the Children Indonesia belajar bahwa perubahan nyata bagi anak hanya dapat terwujud melalui kolaborasi.

Baca Juga :  Kata Save the Children--Krisis Iklin Merenggut Hak Anak

Oleh karena itu, kata dia, keberpihakan terhadap anak harus diterjemahkan dalam aksi nyata dan kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan untuk mengawal ekosistem perlindungan anak. Salah satunya kami menghadirkan Festival Pahlawan Anak 2026 sebagai wadah kolaborasi ini.

“Sebagai salah satu wujud komitmen dalam mengawal ekosistem perlindungan anak, Save the Children Indonesia akan menyelenggarakan Festival Pahlawan Anak pada 13 hingga 16 Agustus 2026 di Gandaria City, Jakarta,” ungkapnya.

Festival ini ujar Dessy, menjadi ruang kolaborasi yang mengajak keluarga, khususnya orang tua dan anak, untuk belajar, berdialog, dan membangun kepedulian terhadap pemenuhan hak anak.

Ini dilakukan melalui berbagai pengalaman edukatif dan interaktif mulai dari Pameran Imersif, Educational Fun Games, hingga Bincang Inspiratif yang membahas isu kesehatan, pengasuhan, pendidikan, dan perlindungan anak.

Dessy memaparkan, festival ini juga akan dimeriahkan oleh kehadiran Najwa Shihab, Maudy Ayunda, dan Putri Ariani sebagai tokoh pendukung Save the Children Indonesia yang turut mengajak masyarakat memperkuat komitmen dalam mengawal ekosistem perlindungan anak.

“Komitmen tersebut dibangun melalui perjalanan Save the Children Indonesia selama lima dekade dalam memperjuangkan pemenuhan hak dan perlindungan anak di Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :  Pemda Nagekeo Gelar Apel Hari Pancasila

Dessy menjelaskan, sejak tahun 1976, Save the Children Indonesia telah bekerja bersama berbagai pemangku kepentingan melalui program di bidang kesehatan dan gizi, pendidikan, perlindungan anak, peningkatan resiliensi, serta kesiapsiagaan dan respons bencana.

Dia menambahkan, upaya tersebut telah menjangkau jutaan anak dan keluarga. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2025, Save the Children Indonesia menjangkau lebih dari 4,5 juta penerima manfaat, termasuk 2,9 juta anak dan 1,7 juta orang dewasa.

Selain implementasi program, Save the Children Indonesia juga mendorong perubahan yang berkelanjutan melalui advokasi kebijakan yang mendorong pengasuhan berbasis keluarga, penguatan partisipasi anak melalui Children and Youth Advisory Network (CYAN).

Serta penguatan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) sebagai bagian dari Lembaga Ketahanan Desa (LKD).

“Berbagai inisiatif tersebut memperkuat sistem perlindungan anak agar setiap anak dapat tumbuh dengan aman, didengar, dan memperoleh kesempatan yang setara,” ucapnya.

Dessy menegaskan, melalui momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia mengajak seluruh pihak untuk menerjemahkan kepedulian terhadap anak ke dalam aksi nyata melalui Festival Pahlawan Anak.

Ia mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan, tetapi juga untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengawal ekosistem perlindungan demi masa depan setiap anak di Indonesia. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:21 WITA

Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:12 WITA

In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo

Berita Terbaru