MAUMERE, FLORESPOS.net-Dampak kekeringan yang berkepanjangan berdampak terhadap ketersediaan air bersih bagi kebutuhan warga termasuk di Desa Iantena, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.
Warga Dusun Dobo yang dihuni oleh 34 Kepala Keluarga yang terdiri atas 92 jiwa sangat terdampak karena kondisi dusun ini berada di ketinggian dan akses jalan masuk mobil tidak ada.
“Kami sangat kesulitan air di sini.Selama ini kami konsumsi air hujan yang diambil dari bak-bak penampung air di rumah masing-masing,” sebut Sensilia Aurelia Nona Onci, warga Dusun Dobo, Desa Iantena, Kecamatan Kewapante, Selasa (29/9/2026).
Onci mengatakan, sejak musim kemarau berkepanjangan tidak terjadi hujan sehingga warga di dusun ini dan warga Desa Iantena lainnya pun mengalami krisis air bersih.
Kondisi ini kata dia diperparah dengan terjadinya gempa bumi tektonik yang melanda Pulau Flores Sabtu (15/8/2026) lalu sehingga mengakibatkan bak-bak penampung air yang terbuat dari semen mengalami keretakan.
“Kalau bantuan air bersih dari pemerintah belum ada.Kemarin dari PMI Sikka ada bantuan air dari mobil tanki dan juga juga dari Ciputra Group. Kami di dusun ini sangat kesulitan air bersih,” ucapnya.
Onci mengaku kondisi ini diperparah dengan tidak adanya akses jalan raya yang bisa dilalui mobil ke dusunnya sehingga mobil tanki bantuan air hanya sampai di jalan ujung dusun.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya









