Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka - FloresPos Net - Page 5

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menolong korban bencana, memberikan dukungan psikologis kepada anak-anak, atau sekadar mendengarkan keluhan mereka yang sedang berduka merupakan bagian dari praktik religius yang memiliki nilai spiritual yang mendalam.

Dengan demikian, kemanusiaan bukan wilayah yang terpisah dari agama. Justru kemanusiaan adalah jalan konkret untuk menghadirkan nilai-nilai ketuhanan dalam realitas.

Al-Khātimah: Dari Perayaan Menuju Transformasi Sosial

Akhirnya, mutiara terindah yang dipancarkan syiar Maulid Nabi bagi Flores yang terluka adalah kesadaran bahwa kasih sayang selalu lebih kuat daripada perbedaan.

Baca Juga :  Pemkab Ende Tiadakan Seluruh Upacara HUT Kemerdekaan,  Up Date Dampak Bencana

Hakikat Maulid tidak terletak pada kemeriahan seremoni, pembacaan as-sīrah an-nabawiyyah, maupun lantunan al-madā’iḥ an-nabawiyyah semata, melainkan pada keberanian menghidupkan kembali nilai-nilai rahmah, keadilan, dan persaudaraan dalam kehidupan nyata.

Flores pascagempa telah mengajarkan bahwa ketika manusia saling mengulurkan tangan, agama, suku, dan latar belakang tidak lagi menjadi tembok pemisah, melainkan jembatan solidaritas yang mempertemukan sesama dalam duka dan harapan.

Baca Juga :  Konvergensi Sakral, Etika Global dan Ruang Publik

Di sanalah moderasi beragama menemukan maknanya yang paling otentik: memuliakan martabat manusia, merawat yang terluka, dan berjalan bersama membangun masa depan yang lebih manusiawi.

Dalam semangat itu, saya menyampaikan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H kepada seluruh saudara dan sahabat Muslimin-Muslimat.

Berita Terkait

Etika Kehadiran dan Passion Kemanusiaan
Trauma Healing Anak SD dan PAUD di Tengah Duka Gempa Flores
Jalur Sepeda di Jakarta: Antara Dilema Efektivitas, Mandat Regulasi, dan Solusi Masa Depan
Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung
Merdeka di Tanah Bergetar
Ketika Empat Belas Detik Bumi Flores Bergetar
Kilas Balik Konflik Sepak Bola NTT: Keamanan Semua Pihak Harus Menjadi Prioritas
Pendidikan dan Kemerdekaan: Menemukan Kembali “Rumah Bangsa” di Usia ke-81
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:46 WITA

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Etika Kehadiran dan Passion Kemanusiaan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:29 WITA

Trauma Healing Anak SD dan PAUD di Tengah Duka Gempa Flores

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Jalur Sepeda di Jakarta: Antara Dilema Efektivitas, Mandat Regulasi, dan Solusi Masa Depan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA