Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan - FloresPos Net

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

MBAY, FLORESPOS.net-Pascagempa M7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa tetap melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Kegiatan berkebun dan produksi garam lokal menjadi rutinitas yang kembali dijalankan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan salah satu pekerja produksi garam asal Desa Aeramo, Matias Rai, kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Menurut Matias, kewaspadaan terhadap gempa susulan tetap dilakukan warga. Namun aktivitas ekonomi tidak bisa berhenti.

“Waspada tetap dilakukan, akan tetapi aktivitas seperti produksi garam lokal tetap berjalan seperti biasa,” ujar Matias.

Baca Juga :  Kakek 71 Tahun di NTT Meninggal Tertimpa Pohon

Ia mengatakan, warga memilih untuk tetap bekerja agar tidak mengalami kesulitan pangan di tengah situasi pascabencana.

“Hal itu saya ingat jangan sampai meninggal bukan karena ditindih reruntuhan bangunan pascagempa, akan tetapi karena mati kelaparan akibat stok pangan di rumah tidak ada,” katanya.

Matias juga mengajak seluruh warga Nagekeo, khususnya warga Desa Aeramo, untuk tetap siaga namun produktif.

“Saya mengajak kepada warga Nagekeo, khususnya warga Desa Aeramo, tetap waspada dengan gempa susulan. Tetapi kita tetap beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Meninggal Akibat Kekerasan, Keluarga Korban Laka Lantas Towak Desak Polres Nagekeo Lakukan Otopsi

Sejak gempa 15 Agustus 2026 lalu, sebagian warga Aeramo sempat mengungsi ke tempat aman. Kini secara bertahap warga mulai kembali ke kebun dan lokasi produksi garam guna menjaga ketahanan pangan keluarga.

Pemerintah Desa Aeramo bersama BPBD Nagekeo terus mengimbau warga agar tetap waspada, membawa perlengkapan darurat saat beraktivitas, dan segera menuju titik aman apabila terjadi guncangan susulan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Julie Laiskodat Dengarkan Keluhan Warga di Tenda Pengungsian dan Salurkan Sembako
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Perluas Bantuan Ke Desa Terdampak di Wilayah Pedalaman Ngada NTT
DPP PDI Perjuangan Utus 4 Dokter Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa di  Reok
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:30 WITA

Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru