Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan penelusuran guna menyikapi informasi terkait proses penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Lamba Leda Utara.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Sjukur mengatakan, pemerintah kabupaten telah melakukan penelusuran terhadap video yang memperlihatkan Camat Lamba Leda Utara, Agustinus Supratman yang terlibat perdebatan dengan petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Pos Pelayanan Kesehatan Damer pada Jumat (21/8/2026) dan kemudian beredar luas di media sosial.

“Setelah kami melakukan penelusuran terhadap kejadian tersebut, tidak benar bahwa ada tekanan dari BNPB kepada Camat Lamba Leda Utara. Termasuk dalam proses penandatanganan berita acara, tidak ada pemaksaan dari petugas BNPB,” ujar Tarsi dalam keterangannya untuk merespon dinamika yang terjadi di lapangan, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga :  Kapolri: Tiada Ruang Bagi Pelaku Kriminal untuk Bersembunyi

Menurutnya, kehadiran personel BNPB di Manggarai Timur merupakan bagian dari penanganan bencana, khususnya untuk memastikan bantuan logistik yang dikirimkan pemerintah pusat dapat diterima masyarakat terdampak.

Ia menjelaskan, bantuan dari pemerintah pusat disalurkan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di 12 kecamatan terdampak.

Pemkab Manggarai Timur kemudian mengoordinasikan penerimaan dan distribusi bantuan melalui posko utama daerah yang dipimpin sekretaris daerah.

Baca Juga :  Bersama Media, Kapolres Matim Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama

“Logistik dari pemerintah pusat diserahkan melalui posko utama yang ada di daerah. Dari sana kemudian dilakukan koordinasi untuk memastikan bantuan bergerak ke wilayah- wilayah yang membutuhkan,” jelas Tarsi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah telah membentuk petugas yang bertanggungjawab terhadap pembagian dan distribusi logistik. Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat dipantau dan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat di masing- masing wilayah.

Tarsi menyatakan, penanganan bencana membutuhkan koordinasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan seluruh unsur yang terlibat.

Penulis : Leo Ritan

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Julie Laiskodat Dengarkan Keluhan Warga di Tenda Pengungsian dan Salurkan Sembako
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Perluas Bantuan Ke Desa Terdampak di Wilayah Pedalaman Ngada NTT
DPP PDI Perjuangan Utus 4 Dokter Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa di  Reok
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:30 WITA

Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan

Berita Terbaru