MBAY, FLORESPOS.net-Kepedulian datang dari dunia usaha. Sebanyak 5 perusahaan berasal dari Kalimantan berkolaborasi menggelar layanan pengobatan gratis bagi warga Kabupaten Nagekeo, NTT yang terdampak bencana gempa bumi M7,7.
Kegiatan kemanusiaan ini telah berlangsung selama 5 hari dan dipusatkan di Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Kevikepan Mbay, salah satu titik pengungsian terbesar di Kabupaten Nagekeo.
“Kita sudah lima hari bantu pengobatan gratis bagi warga di Nagekeo,” ujar perwakilan PT. Pelsart Tambang Kencana, Midian Sihotang, kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).
Menurut Midian, aksi ini merupakan bentuk solidaritas dari 5 perusahaan tambang, yaitu PT. Indexim Coalindo, PT. Bukit Baiduri Energi, PT. Khotai Makmur Insan Abadi, PT. Indo Muro Kencana, dan PT. Pelsart Tambang Kencana.
“Kami dari Kalimantan datang ke Nagekeo karena merasakan duka saudara-saudara di sini. Semoga bantuan kecil ini bisa meringankan beban warga,” tambahnya.
ISPA dan Gatal-Gatal Dominasi Keluhan Warga
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis selama 5 hari, kata Midian menyebutkan dua jenis penyakit yang paling banyak dikeluhkan warga.
“Dari data yang kami dapat, penyakit yang paling dominan adalah ISPA dan gatal-gatal. Ini wajar karena warga masih tinggal di tenda, debu, dan kurangnya air bersih,” jelas Midian.
Selain pemeriksaan dan pemberian obat gratis, tim juga memberikan vitamin dan edukasi kesehatan dasar kepada warga agar bisa menjaga kebersihan di pengungsian.
Pihak gereja dan pemerintah desa setempat mengapresiasi kehadiran tim medis dari Kalimantan tersebut. Warga pun antusias memanfaatkan layanan ini karena akses ke puskesmas masih terbatas pasca gempa.
Kegiatan pengobatan gratis ini rencananya akan terus berlanjut hingga kebutuhan dasar kesehatan warga di titik-titik pengungsian tercukupi. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Wentho Eliando










