5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo - FloresPos Net

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Kepedulian datang dari dunia usaha. Sebanyak 5 perusahaan berasal dari Kalimantan berkolaborasi menggelar layanan pengobatan gratis bagi warga Kabupaten Nagekeo, NTT yang terdampak bencana gempa bumi M7,7.

Kegiatan kemanusiaan ini telah berlangsung selama 5 hari dan dipusatkan di Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo, Kevikepan Mbay, salah satu titik pengungsian terbesar di Kabupaten Nagekeo.

“Kita sudah lima hari bantu pengobatan gratis bagi warga di Nagekeo,” ujar perwakilan PT. Pelsart Tambang Kencana, Midian Sihotang, kepada wartawan, Selasa (25/8/2026).

Menurut Midian, aksi ini merupakan bentuk solidaritas dari 5 perusahaan tambang, yaitu PT. Indexim Coalindo, PT. Bukit Baiduri Energi, PT. Khotai Makmur Insan Abadi, PT. Indo Muro Kencana, dan PT. Pelsart Tambang Kencana.

Baca Juga :  Pacuan Kuda Piala Bupati Nagekeo 2025, Simplisius: Upaya Dorong Pengembangan UMKM

“Kami dari Kalimantan datang ke Nagekeo karena merasakan duka saudara-saudara di sini. Semoga bantuan kecil ini bisa meringankan beban warga,” tambahnya.

ISPA dan Gatal-Gatal Dominasi Keluhan Warga

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis selama 5 hari, kata Midian menyebutkan dua jenis penyakit yang paling banyak dikeluhkan warga.

“Dari data yang kami dapat, penyakit yang paling dominan adalah ISPA dan gatal-gatal. Ini wajar karena warga masih tinggal di tenda, debu, dan kurangnya air bersih,” jelas Midian.

Baca Juga :  Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset

Selain pemeriksaan dan pemberian obat gratis, tim juga memberikan vitamin dan edukasi kesehatan dasar kepada warga agar bisa menjaga kebersihan di pengungsian.

Pihak gereja dan pemerintah desa setempat mengapresiasi kehadiran tim medis dari Kalimantan tersebut. Warga pun antusias memanfaatkan layanan ini karena akses ke puskesmas masih terbatas pasca gempa.

Kegiatan pengobatan gratis ini rencananya akan terus berlanjut hingga kebutuhan dasar kesehatan warga di titik-titik pengungsian tercukupi. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Julie Laiskodat Dengarkan Keluhan Warga di Tenda Pengungsian dan Salurkan Sembako
IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Perluas Bantuan Ke Desa Terdampak di Wilayah Pedalaman Ngada NTT
DPP PDI Perjuangan Utus 4 Dokter Layani Kesehatan Warga Terdampak Gempa di  Reok
Korban Jiwa Gempa Flores Capai 100 Orang, 180 Ribu Orang Mengungsi
Pasca Gempa Sejumlah Wilayah di Ende Alami Krisis Air, FAN dan Pemuda Katolik Salurkan Air Bersih ke Dusun Songga
Pantau Kondisi Sekolah Akibat Gempa, Menteri Abdul Mu’ti Kunjungi SDI Ngelapadhi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:02 WITA

Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:15 WITA

Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:23 WITA

Julie Laiskodat Dengarkan Keluhan Warga di Tenda Pengungsian dan Salurkan Sembako

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:39 WITA

IKAL Lemhannas Peduli Bencana Flores Perluas Bantuan Ke Desa Terdampak di Wilayah Pedalaman Ngada NTT

Berita Terbaru