BAJAWA, FLORESPOS.net-Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed.,melakukan pemantauan langsung terhadap sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
Rombongan Mendikdasmen tersebut tiba di Kabupaten Ngada dan disambut langsung oleh Bupati Ngada di Bandara Soa, Senin ( 24/8-2026).
Dalam pertemuan di ruang VIP Bandara Soa, Bupati Ngada Raymundus Bena menyampaikan laporan mengenai kondisi bangunan sekolah yang terdampak gempa di Kabupaten Ngada, meliputi kerusakan ringan, sedang hingga rusak berat.
Selanjutnya rombongan Mendikdasmen, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., didampingi Bupati Ngada mengunjungi UPTD SDI Ngelapadhi, Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara.
Kunjungan ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi satuan pendidikan yang terdampak gempa di Kabupaten Ngada.
Dalam kesempatan itu, hadir seluruh kepala sekolah yang satuan pendidikannya terdampak gempa, mulai dari jenjang Pendidikan Kesetaraan, PAUD, SD hingga SMP.
Dalam tatap muka bersama para siswa dan guru, Menteri Abdul Mu’ti berdialog secara langsung mengenai kondisi yang mereka alami pascagempa.
Suasana berlangsung hangat ketika Menteri berbincang dengan anak-anak, bernyanyi bersama dan memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar.
Menteri berpesan agar anak-anak Ngada memiliki cita-cita yang tinggi karena kesempatan untuk meraih masa depan terbuka bagi seluruh anak Indonesia.
Anak-anak Ngada didorong untuk menjadi generasi Indonesia yang hebat dan mampu berkiprah hingga mendunia.
Menteri juga mengimbau anak-anak agar tidak terlalu sering bermain telepon genggam dan lebih banyak bermain serta berinteraksi bersama teman-teman.
Tentang kondisi sekolah yang mengalami kerusakan akibat gempa, Menteri Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa pemerintah akan membantu melalui dana revitalisasi sekolah.
Pemerintah juga akan menurunkan tim untuk menyusuri dan melakukan pendataan terhadap seluruh sekolah yang mengalami kerusakan, sehingga penanganan dan pembangunan kembali dapat segera dilakukan.
Selain revitalisasi, sekolah-sekolah terdampak juga akan mendapatkan dukungan dana kebersihan sebesar Rp10 juta hingga Rp15 juta sesuai peruntukannya.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah juga memberikan santunan kepada guru dan siswa yang mengalami luka, baik ringan maupun berat, akibat gempa.
Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap para pendidik dan peserta didik yang turut merasakan dampak bencana.
Bupati Ngada Raymundus Bena pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas kunjungan langsung ke UPTD SDI Ngelapadhi, yang berada di wilayah terpencil Kabupaten Ngada.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri. Mungkin tidak pernah terbayangkan, Pak Menteri bisa datang sampai di tempat terpencil ini,” ungkap Bupati. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










