Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset - FloresPos Net

Pemkab dan Kantor Pertanahan Nagekeo Teken MoU, Perkuat Sinergi Program Pertanahan untuk Percepatan Legalisasi Aset

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 10:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Nagekeo memperkuat komitmen tata kelola pertanahan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Nagekeo.

Nota kesepahaman ini difokuskan pada sinergi program pertanahan untuk mempercepat pelayanan, legalisasi aset, dan penertiban administrasi di daerah.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Nagekeo, Mochamad Sauki, S.H., M.H, bersama Bupati Nagekeo, Simplisius Donatus, S.H., pada Kamis (16/04/2026) lalu.

Bupati Simplisius Donatus menegaskan, persoalan pertanahan menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah.

Menurutnya, masih banyak aset pemerintah daerah, fasilitas umum, hingga tanah masyarakat yang belum memiliki kepastian hukum. Kondisi itu kerap menghambat program pembangunan dan investasi.

“Kerja sama ini bukan sekadar seremonial. Kita ingin memastikan pelayanan pertanahan lebih cepat, aset daerah segera dilegalisasi, dan masyarakat mendapat kepastian hukum atas tanahnya. Ini pondasi penting untuk pembangunan Nagekeo ke depan,” ujar Bupati Simplisius.

Baca Juga :  Persena Nagekeo Berlaga di Liga 4 Nasional Piala Presiden, AWK Bantu Rp 50 Juta

Sementara Kepala Kantor Pertanahan Nagekeo, Mochamad Sauki, menyambut baik komitmen Pemkab Nagekeo.

Ia menyebut sinergi ini akan mempermudah koordinasi lintas sektor, terutama dalam sinkronisasi data, percepatan pensertifikatan tanah milik Pemda, hingga penyelesaian sengketa dan konflik agraria.

“Tujuan utama MoU ini adalah membangun sinergi yang konkret. Kami ingin pelayanan ke masyarakat meningkat, proses legalisasi aset lebih cepat, dan tertib administrasi pertanahan bisa diwujudkan bersama. Tanpa dukungan Pemda, kami tidak bisa bekerja maksimal,” kata Sauki.

Ia menambahkan, beberapa program prioritas yang akan disinergikan meliputi percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pensertifikatan aset Pemda, penataan tata ruang berbasis pertanahan, serta penanganan tanah-tanah terlantar. Semua program tersebut membutuhkan validasi data kependudukan, dukungan penganggaran, hingga fasilitasi di tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga :  Warga Dua Desa Tutup Jalan Masuk Pembangunan Bendungan Lambo

MoU ini dipandang sebagai langkah awal penguatan kolaborasi lintas sektor. Dengan payung kesepakatan tersebut, Pemkab dan Kantor Pertanahan akan menyusun rencana aksi bersama yang lebih terukur.

Targetnya, seluruh aset Pemda bersertifikat, pelayanan pertanahan ke masyarakat satu pintu dan lebih transparan, serta potensi konflik pertanahan dapat ditekan sejak dini.

“Harapannya, koordinasi yang solid ini benar-benar berdampak pada pembangunan daerah yang lebih optimal. Ketika urusan tanah sudah tertib, investasi masuk lebih mudah, pembangunan infrastruktur tidak terhambat, dan masyarakat punya kepastian hukum,” tutup Bupati Simplisius.

Turut hadir pada kesempatan itu, sejumlah pimpinan perangkat daerah dan jajaran Kantor Pertanahan yang akan menjadi ujung tombak pelaksanaan teknis di lapangan. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan
Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak
Merdeka di Tanah Bergetar
Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik
Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende
Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan
Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan Gempa M 7,7 di Flores, Korban Jiwa Capai 51 Orang
Menteri PU, Gubernur dan Kapolda NTT Tinjau Tiga Lokasi Terdampak Bencana di Ende
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:50 WITA

Merdeka di Tanah Bergetar

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:39 WITA

Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:06 WITA

Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende

Berita Terbaru

Suasana Apel Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81, Senin (17/8/2026) di RT 15 Kelurahan Sarotari Tengah, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT. Foto: Istimewa

Nusa Bunga

Merdeka di Tanah Bergetar

Senin, 17 Agu 2026 - 10:50 WITA