Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif - FloresPos Net

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bunda Literasi Kabupaten Sikka, Fista Sambuari Kago, secara resmi melaunching Cafe Literasi Galampa Bahari di Pantai Sawengka, Desa Gunung Sari, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Rabu (3/6/2026).

Peluncuran Cafe Literasi Galampa Bahari merupakan salah satu upaya memperkuat budaya baca dan literasi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Kehadiran cafe literasi ini diharapkan menjadi ruang belajar, ruang diskusi, serta pusat aktivitas literasi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda.

“Literasi merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” sebut Fista saat launching kafe literasi, Rabu (3/6/2026) di Pulau Pemana.

Menurut Fista, kemajuan suatu daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas pengetahuan dan budaya membaca masyarakatnya.

Dia menyebutkan, melalui Cafe Literasi Galampa Bahari ini, dirinya berharap masyarakat Desa Gunung Sari memiliki ruang yang nyaman untuk membaca, belajar, berdiskusi, dan mengembangkan kreativitas.

Baca Juga :  Kadin Sikka Minta Pemda Buka Rute Penerbangan dan Tertibkan Pungli di Lokasi Wisata

“Literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, serta melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi kehidupan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fista mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas literasi yang telah dibangun tersebut agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Gunung Sari dan pengelola Badan Usaha Milik Desa Gunung Sari.

Verty juga menyampaikan apresiasi kepada para pegiat literasi, serta seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya hadirnya Cafe Literasi Galampa Bahari di Pulau Pemana.

“Keberadaan cafe literasi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sikka dalam meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat serta mendukung gerakan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ungkapnya.

Baca Juga :  Silaturahmi di Golkar dan Demokrat, Balon Bupati Flores Timur Rus Keron: Komitmen Saya Gelekat Lewo

Acara launching berlangsung meriah dengan berbagai kegiatan literasi dan edukasi yang melibatkan anak-anak, pelajar, kader Posyandu, pengurus TP PKK, serta masyarakat Desa Gunung Sari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka, Very Awales, Ketua ASIDEWI Kabupaten Sikka, Yance Moa, serta Penjabat Kepala Desa Gunung Sari, Mustari Ipir.

Hadir juga tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, pegiat literasi, pengurus TP PKK Desa Gunung Sari, kader-kader Posyandu, Pengurus BUMDes Tumbu Ndeu Desa Gunung Sari.

Kegiatan ini dihadiri pula para siswa-siswi PAUD, TK, SD dan MA Desa Gunung Sari, serta berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dengan diresmikannya Cafe Literasi Galampa Bahari, diharapkan semangat membaca, belajar sepanjang hayat, dan budaya literasi masyarakat Desa Gunung Sari semakin tumbuh dan berkembang demi mewujudkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende
Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan
Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan Gempa M 7,7 di Flores, Korban Jiwa Capai 51 Orang
Menteri PU, Gubernur dan Kapolda NTT Tinjau Tiga Lokasi Terdampak Bencana di Ende
RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa
Gempa Flores, Tim SAR Gabungan Lakukan Evakuasi 79 Korban di Nagekeo
Pemda Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana dan Mendirikan Posko
Pasca Gempa Flores, Pemerintah Bergerak Cepat Mengatasi Dampak Bencana dan Membantu Korban
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:06 WITA

Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:29 WITA

Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:59 WITA

Kabasarnas Pantau Langsung Penanganan Gempa M 7,7 di Flores, Korban Jiwa Capai 51 Orang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:37 WITA

Menteri PU, Gubernur dan Kapolda NTT Tinjau Tiga Lokasi Terdampak Bencana di Ende

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:03 WITA

RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa

Berita Terbaru