RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa - FloresPos Net

RSUD Aeramo Layani Pasien di Tenda Darurat, Gedung Rusak Akibat Gempa

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Pascagempa 7,7 magnitudo yang mengguncang Nagekeo Sabtu (15/8/2026) pagi, RSUD Aeramo terpaksa melayani pasien di luar gedung menggunakan tenda darurat.

Hal ini dilakukan karena sebagian bangunan rumah sakit mengalami kerusakan parah.

“Kita saat ini tidak gunakan gedung untuk melayani pasien karena sebagian gedung di RSUD Aeramo retak dan rusak akibat gempa kemarin,” ujar dr. Polo Ishak Kurniawan, SpOG kepada wartawan, Minggu (16/8/2026) sore.

Menurut dr. Polo, pelayanan di luar gedung secara SOP memang tidak maksimal. Mulai dari keterbatasan alat, minimnya privasi pasien, hingga risiko infeksi. Namun pihak RSUD tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.

Baca Juga :  Irdam Kodam lX/Udayana Kunjung Nagekeo, Ada Apa?

“Apa bila kita rawat di dalam ruangan takutnya ada gempa susulan. Keselamatan pasien dan tenaga medis jadi prioritas utama kami,” jelas dr. Polo.

Disaksikan Florespos.net, saat ini tenda darurat telah didirikan di halaman RSUD Aeramo untuk ruang IGD, rawat jalan, dan observasi pasien.

Baca Juga :  Program New Rehab BPJS Kesehatan, Peserta Bisa Cicil Tunggakan Iuran

Bantuan tenaga dari TNI Brigif TP 42/KEF juga dikerahkan untuk membantu pemasangan tenda dan evakuasi pasien.

Hingga Minggu sore, jumlah pasien yang datang terus meningkat, terutama korban luka ringan, trauma, dan penyakit akibat mengungsi.

Sementara salah tokoh dan juga mantan Kepala Desa Aeramo Seravinus Mena, meminta Pemerintah Kabupaten Nagekeo bersama BPBD dan Dinkes segera melakukan asesmen lanjutan terhadap kerusakan RSUD Aeramo. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul
Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale
Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa
Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani
Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:10 WITA

Bupati Sikka Minta Femmy Bapa Jadi Sekda yang Mampu Mendengar dan Merangkul

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Kuasa Hukum PT. Krisrama Desak Bupati Sikka Segera Lakukan Eksekusi Non Yudisial Lahan HGU Nangahale

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WITA

Membaca Wajah Pilkades Manggarai Barat: Antara Politik Uang, Biaya Politik dan Residu Demokrasi Desa

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Yance Maring Motivasi Peserta Yudisium Fakultas Pertanian Unipa Maumere Jangan Malu Jadi Petani

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Berita Terbaru