Puluhan Sopir Truk dan Pemilik Galian C di Sikka Datangi Kantor Bapenda Bahas Harga Material - FloresPos Net

Puluhan Sopir Truk dan Pemilik Galian C di Sikka Datangi Kantor Bapenda Bahas Harga Material

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Puluhan truk pengangkut material baik pasir maupun batu terlihat parkir di sepanjang jalan negara Trans Flores tepatnya di dekat pertigaan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sikka hingga di depan kantor.

Kedatangan sopir truk pengangkut material Galian C tersebut bersamaan dengan pemilik lokasi yang telah mengantongi ijin Galian C di Kabupaten Sikka guna membahas harga jual material di lokasi penambangan.

“Pertemuan hari ini pertama ada kaitan dengan pengambilan mineral bukan logam di mulut tambang teristimewa kaitan dengan pasir,” sebut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga :  Sejak Berdiri Tahun 2006, Pertama Kali PDAM Lembata Rekrut Karyawan Secara Terbuka

Yosef menjelaskan, di Peraturan Gubernur NTT menyebutkan harga jual material pasir di mulut tambang satu kubiknya sebesar Rp100 ribu dimana Rp20 ribunya untuk pajak.

Untuk satu truk pasir yang memuat sebanyak 3 kubik seharga Rp300 ribu maka pajaknya 20 persen sebesar Rp60 ribu sehingga jumlah pajak ini harus dibayar dan dipungut di lokasi.

Baca Juga :  Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak

Yosef mengatakan, sebelumnya sudah ada kesepakatan bahwa mengambil pasir hitungannya satu trak itu Rp 250.000 ditambah pajaknya Rp 62.500 tapi dalam pelaksanaannya mereka membayar di mulut tambang termasuk pajaknya cuma Rp 300 ribu.

“Makanya ada selisih sekitar Rp 12.500 karena dia mengambilnya kan volumenya lebih dari 3 kubik sehingga bayarnya harus lebih.Dalam pelaksanaannya hanya berjalan 4 bulan dan 2 bulan terakhir itu mereka bayar di mulut tambang cuma Rp 300 ribu,” ungkapnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Rumah Rusak Dampak Gempa Flores Bisa Dibangun Kembali Oleh Pemiliknya, Pemerintah Siapkan Dana
Kepala BNPB Paparkan Skema Pembangunan Rumah Rusak Berat Dampak Gempa Flores
Pemerintah Pagari Kawasan Sempadan Ndao untuk Penataan Taman Kota, Ini Respon Eks Pedagang
Kekuatan Wanita dan ‘Authentic Leadership’ (Membaca Kisah Fatima Zahra El Mansouri)
Wisata Flores, Menikmati Pesona Teratai di Danau Rana Tonjong
Sekda Baut: Rumah Terdampak Gempa Flores di Manggarai Barat 14.067 Unit
Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:43 WITA

Puluhan Sopir Truk dan Pemilik Galian C di Sikka Datangi Kantor Bapenda Bahas Harga Material

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Rumah Rusak Dampak Gempa Flores Bisa Dibangun Kembali Oleh Pemiliknya, Pemerintah Siapkan Dana

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Kepala BNPB Paparkan Skema Pembangunan Rumah Rusak Berat Dampak Gempa Flores

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Pemerintah Pagari Kawasan Sempadan Ndao untuk Penataan Taman Kota, Ini Respon Eks Pedagang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:35 WITA

Kekuatan Wanita dan ‘Authentic Leadership’ (Membaca Kisah Fatima Zahra El Mansouri)

Berita Terbaru