Hingga Desember 2024, 1.190 Orang Warga Kabupaten Sikka Tertular HIV dan AIDS - FloresPos Net

Hingga Desember 2024, 1.190 Orang Warga Kabupaten Sikka Tertular HIV dan AIDS

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Jumlah penderita HIV dan AID di Kabupaten Sikka terus mengalami peningkatan sejak ditemukannya kasus di tahun 2003 dimana hanya tahun 2004 saja yang tidak ada data jumlah orang yang tertular penyakit ini.

Kasus terbanyak ditemukan tahun 2016 dimana terdapat 103 orang yang terdeteksi terinfeksi HIV dan AIDS disusul tahun 2017 ada 97 orang,tahun 2023 82 orang dan tahun 2014 sebanyak 80 orang.

“Hingga Desember 2024 terdata sebanyak 1.190 orang di Kabupaten Sikka masuk kategori Orang Dengan HIV dan AIDS atau ODHA,” sebut Yohanes Siga, Sekertaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sikka, Jumat (25/4/2025).

Yan sapaannya menjelaskan,dari jumlah tersebut  laki-laki sebanyak 747 orang dan perempuan 443 orang dengan persentase laki-laki 62,77 persen dan perempuan 37,23 persen.

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Dishub Manggarai Barat Segera Tempatkan Petugas di Dermaga Ping

Ia memaparkan, penderita terbanyak berumur 25 sampai 49 tahun sebanyak 875 orang disusul umur 20 hingga 24 tahun sebanyak 156 orang dan lebih dari 50 tahun sebanyak 94 orang.

“Ada juga penderita yang berumur 1 hingga 14 tahun sebanyak 43 orang dan 15 sampai 19 tahun sebanyak 14 orang dan terakhir berumur dibawah setahun berjumlah 8 orang,” terangnya.

Yan menjelaskan, sejak tahun 2003 penderita terbanyak berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 292 orang, swasta 189 orang, petani 188 orang, pengangguran 67 orang dan sopir 66 orang.

Lanjutnya, menurut resiko terinfeksi jumlah terbanyak heteroseksual berjumlah 991 orang,homoseks 121 orang, perinatal 51 orang, tidak tahu 23 orang dan penasun sebanyak 4 orang.

“Untuk kasus tahun 2024 sebanyak 74 orang, jumlah penderita menurut kecamatan terbanyak Waigete 11 orang disusul Kecamatan Alok Timur, Alok dan Talibura masing-masing sebanyak 9 orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa Flores di Sikka

Yan mengatakan, penderita menurut pekerjaan, sejak tahun 2003 hingga Desember 2024 terbanyak berasal dari Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 292 orang, pekerja swasta 189 orang,  petani 188 orang, pengangguran 67 orang dan sopir 66 orang.

Ia menyebutkan, bila menurut resiko terinfeksi maka heteroseksual atau ketertarikan kepada lawan jenis sebanyak 991 orang,homoseksual atau ketertarikan seksual kepada sesama jenis sebanyak 121 orang.

“Jumlah tertular lainnya lainnya yakni perinatal atau periode sebelum dan sesudah kelahiran bayi sebanyak 51 kasus, tidak tahu ada 23 kasus dan penasun atau pengguna narkoba suntik ada 4 orang,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 416 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru