ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Ketua Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Ende, Ansel Kaise mendorong pemerintah untuk menjual atau melelang aset tidak produktif berupa kendaraan dan ratusan alat berat tidak produktif untuk membiayai pembangunan daerah.
Pernyataan politisi PSI tersebut disampaikan kepada awak media di gedung DPRD Ende usai pelaksanaan rapat kerja bersama Mitra strategis, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, jika ditaksasi secara materi pendapatan dari penjualan aset tersebut bisa mencapai angka dua hingga tiga milyar rupiah.
Uang hasil penjualan tersebut sangat membantu pelayanan dan pembangunan masyarakat seperti pemenuhan akses jalan desa, sarana prasarana air bersih serta fasilitas pertanian bagi masyarakat.
Ansel meminta dinas terkait seperti Badan Aset dan Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan telaan dan pencatatan serta perhitungan sesuai aturan yang berlaku agar proses lelang dan penjualan aset tersebut berjalan secara transparan kepada publik.
“Kita sudah cek. Banyak kendaraan yang tidak produktif lagi dan jadi beban Pemda. Ditambah ratusan alat berat di di dinas PU yang bisa jadi besi tua yah di jual saja, bisa untuk biayai kebutuhan masyarakat seperti jalan desa untuk pertanian maupun sarana air bersih” ungkap mantan Jurnalis tersebut.
Kata Ansel, hal tersebut telah disampaikan kepada pemerintah dalam setiap forum paripurna namun hingga saat ini belum direspon.
Sikap itu menurut Ansel menunjukan ketidak pekaan kepala OPD dalam menindaklanjuti rekomendasi – rekomendasi dewan dalam setiap pandangan fraksi di DPRD terutama fraksi PSI.
“Hal ini berulang kali disampaikan di rapat. Kepala aset sudah tau itu. Tapi masa bodoh yah mereka kerja tidak ada inovasi. Artinya tidak ada gerakan perubahan yang harus dibuat telaan kepada kepala daerah agar bisa dieksekusi,” Kata Ansel.
Ansel Menegaskan, penjualan aset tidak produktif akan meringankan beban APBD terhadap biaya perbaikan maupun pemeliharaannya. Apalagi berhubungan dengan aset alat berat yang memang sudah tidak dapat digunakan lagi.
“Kalau dijual itu semua pasti bisa dapat kendaraan baru untuk pelayanan OPD OPD yang membutuhkan, Bayangkan dari sembilan puluhan aset alat berat yang beroperasi hanya dua unit inikan menjadi beban dalam pemeliharaan. Pemerintah harus berani lakukan asal sesuai dengan aturan seperti pelibatan tim perhitungan appraisal dan lain lain,” kata Ansel.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










