LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Dalam rangka perluasan areal tanam dan peningkatan indeks pertanaman di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI) mendroping 119 unit mesin pompa air buat petani pada periode 2024.
Dari 119 pompa air tersebut, 22 unit di antaranya sudah dibagikan kepada kelompok tani (Poktan) di daerah itu dan sisanya 97 unit masih berproses administrasi.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Mabar, Laurensius Halu menanggapi media ini di Labuan Bajo, Rabu (28/8/2024).
Selain seratusan mesin pompa air, Kementan RI juga menyalurkan 11 unit hand sprayer (alat semprot tangan), dan yang ini juga sudah di tangan para Poktan di Mabar. Kementan juga telah realisasikan 38 unit traktor roda dua kepada Poktan-Poktan di Mabar. Juga 18 irigasi perpipaan dan yang ini masih berproses, ditambah 7 irigasi perpompaan.
“Semua bantuan Kementan ini dalam rangka perluasan areal tanam dan peningkatan Indeks pertanaman di Manggarai Barat dua ribu dua puluh empat, ” beber Kadis Halu.
Kadis Halu mengungkapkan, peningkatan indeks pertanaman dimaksud misalnya dari biasa tanam satu kali menjadi dua kali dengan kehadiran alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut.
Ditambahkan, luas lahan baku sawah (lbs) di Manggarai Barat yakni 16.892,47 hektare (ha). Di antaranya tersebar di daerah irigasi Lembor 3.085,2 ha atau 18, 26% dari lbs Mabar, irigasi Terang di Kecamatan Boleng 2.573, 54 ha atau 15,23% dari lbs di Mabar. Irigasi Nggorang di Kecamatan Komodo 1.669, 47 ha atau 9,88% dari lbs Mabar.
“Tiga irigasi ini (Lembor, Terang, Nggorang) merupakan terbesar di Manggarai Barat. Sedangkan yang lainnya kecil-kecil, seperti Welak, Lembor Selatan, Sano Nggoang, dan sebagainya, ” ujar Kadis Halu. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Anton Harus










