Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat - FloresPos Net

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Esensi dari kegiatan sosialisasi dan implementasi kebijakan Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat ini berfokus pada pembiasaan jam belajar bagi anak di rumah.

“Karena itu, keluarga dan perannya harus menguatkan posisinya sebagai pendidik dan pendidikan pertama dan utama yang dapat menciptakan budaya belajar di tengah masyarakat,” Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, S.Sos.,MM, di aula SMA 1 Bajawa, Jumat (5/6/2026).

Dihadapan para Kepala Sekolah SMA/SMK se Kabupaten Ngada, Ambrosius mengatakan kebijakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) NTT Nomor 24 Tahun 2026 tentang Gerakan Jam Belajar di Lingkungan Masyarakat.

Kebijakan dengan tagline “Meja Belajar-Melki Joni Ajak Belajar” itu mewajibkan anak untuk fokus belajar di rumah dengan pendampingan penuh dari orang tua selama 1,5 jam setiap harinya dari jam 18.00 -19.30 WITA.

Baca Juga :  Paus Fransiskus Sudah Tak Kritis Lagi, tapi Masih Dipantau Ketat

“Tujuannya meningkatkan mutu pendidikan, membangun karakter anak, serta mencegah pengaruh negatif akibat pergaulan bebas dan ketergantungan pada gawai mengingat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) para siswa SMA/SMK Provinsi  NTT berada pada peringkat 3 dari terakhir di Indonesia,” katanya.

Ambrosius mengatakan, Generasi Z (GenZ) sangat berpengaruh pada penggunaan gadget yang berlebihan. Keluarga harus menguatkan posisinya sebagai pendidik dan pendidikan pertama dan utama yang dapat menciptakan budaya belajar di tengah masyarakat.

Ambrosius Kodo menekankan agar anak memperhatikan porsi waktu untuk belajar, membaca, atau mengulang pelajaran dari sekolah dalam suasana yang penuh kehangatan.

Kunjung Siswa Berprestasi

Kepala Dinas Dikbud NTT Ambrosius Kodo pada kesempatan itu juga mengunjungi Zavirra Agnecia Uge Pantaleo, siswi kelas XIA berprestasi yang punya cita-cita menjadi diplomat.

Baca Juga :  Wabup Berni Dhey: WNF 2025 Momentum Strategis Perkuat Jatidiri Masyarakat Ngada

Zavirra memiliki passion pada mata pelajaran Bahasa Inggris dan menjuarai event debat Bahasa Inggris tingkat SMA se Kabupaten Ngada dalam ajang Hardiknas 2026.

Ia menyambangi rumah kediaman Zavirra seorang anak yatim yang memiliki semangat belajar yang tinggi yang saat ini sedang mempelajari bahasa Korea dan bahasa Jepang secara otodidak.

Selain itu, Kadisdikbud juga berkesempatan mengunjungi siswi SMK Sanjaya Bajawa atas nama Josephine Putry Filomena Dhuangole Bria, siswi kelas X jurusan teknik elektro yang memiliki cita-cita mengambil jurusan elektromedis.

Putry merupakan salah satu siswi berprestasi atas kegigihan dan semangat juang menjadikannya pribadi yang siap bertumbuh walau di tengah kesulitan baik dalam hal pembiayaan dan juga tantangan perkembangan arus teknologi yang kita pesat.

Kadis Dikbud NTT, Ambrosius Kodo, juga mengunjungi SMAS Regina Pacis Bajawa.*

Penulis : Wim de Rosari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 96 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA