Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat - FloresPos Net

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Yosef Benediktus Badeoda menerima kedatangan perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) dan PPDI Kabupaten Ende di Aula Garuda Kantor Bupati, Senin (5/10/2026) siang.

APDESI dan PPDI datang menyampaikan aspirasi terkait persoalan yang dihadapi oleh pemerintah desa dalam hal ini penundaan pembayaran Siltap, pemangkasan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2025 dan Dana Bagi Hasil (DBH).

Setelah mendengarkan aspirasi, Bupati Yosef Badeoda mengatakan persoalan tersebut bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik.

Dikatakannya, kedatangan Kepala Desa perangkat ke Kantor DPRD Ende dan Audiens dengan Bupati karena ada komunikasi yang tersumbat.

“Hari ini kepala desa datang ke sini karena tidak ada komunikasi yang baik antara dinas teknis dan pemerintah desa. Ada yang tersumbat,” kata Bupati Yosef.

Bupati Yosef Badeoda mengatakan demikian karena ia melihat dalam tubuh birokrasi Ende di masa kepemimpinannya masih ada deep state atau jaringan kekuasaan tersembunyi, pemerintahan dalam pemerintahan atau penguasa bayangan dalam tubuh birokrasi.

Baca Juga :  Ganjar dan Mahfud Hadiri Upacara Harla Pancasila di Ende, Warga Berebut Foto dengan Ganjar

Kata Bupati Yosef Badeoda deep state di Ende itu masih ada dan salah satu contoh adalah kedatangan para kepala desa dan staf.

“Ini contohnya, laporan sudah beres dan aman ternyata masih ada masalah seperti ini,” katanya.

Bupati Yosef Badeoda pada kesempatan itu meminta agar kepala desa melaporkan kepadanya jika dipersulit di dinas teknis.

Terkait keluhan dan aspirasi dari Kepala Desa, Bupati Yosef Badeoda meminta agar OPD teknis terkait segera membayar Siltap Kepala Desa.

Poin Tuntutan APDESI dan PPDI

Aspirasi dan tuntutan dari APDESI dan PPDI yang dibacakan oleh Urbanus B. Karo, Kepala Desa Kerirea, Kecamatan Nangapanda.

APDESI dan PPDI Kabupaten Ende meminta pemerintah memberikan kepastian pembayaran dan penyelesaian seluruh hak kepala desa dan perangkat desa yang tertunda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Meminta DPKAD dan Dinas PMD memberikan penjelasan resmi tertulis mengenai penyebab keterlambatan, ketersediaan anggaran, jumlah kewajiban, mekanisme, dan jadwal penyelesaian pembayaran.

Baca Juga :  Tiga SPPG Sudah Beroperasi di Sikka Salurkan MBG

Menetapkan langkah konkret serta pihak yang bertanggung jawab atas penyelesaian seluruh persoalan yang disampaikan.

Melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Dinas PMD, meliputi pembinaan, pengawasan, pelayanan, pemahaman kebutuhan desa, hingga penyelesaian persoalan tata kelola desa.

Menjelaskan status, data anggaran, perhitungan besaran hak desa, mekanisme penyaluran, serta realisasi penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2024–2025.

Menjelaskan secara terbuka dasar hukum, perhitungan, mekanisme, serta dampak perubahan atau pemangkasan ADD tahun 2025 terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa dan pelayanan masyarakat.

Melindungi dan memenuhi hak kepala desa serta perangkat desa sesuai aturan, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026 dan peraturan terkait lainnya.

Memberikan kejelasan proses penetapan Peraturan Bupati tentang ADD, meliputi dasar hukum, data perhitungan, dasar penetapan, mekanisme pengalokasian, hingga penyaluran ke desa.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Mikael Badeoda Resmi Dikukuhkan Nahkodai GM FKPPI Cabang 2608 Ende, Ini Pesan dan Harapan Dandim
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru