Irdam Kodam lX/Udayana Kunjung Nagekeo, Ada Apa? - FloresPos Net

Irdam Kodam lX/Udayana Kunjung Nagekeo, Ada Apa?

- Jurnalis

Rabu, 30 Agustus 2023 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana, Brigjen TNI Tatan Ardianto, S.I.P melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa (29/8/2023) sore.

Dalam kunjungan itu, Brigjen Tatan didampingi Dandim 1625/Ngada Letkol Czi Deny Wahyu Setiawan dan sejumlah anggota TNI dari Kodim 1625/Ngada dan Koramil 1625-05/Aesesa.

Pada kunjungan itu, rombongan Irdam berkesempatan meninjau tanah Trans Angkatan Darat (Transad) di Desa Tonggorambang, Kecamatan Aesesa serta lokasi Bandara Surabaya ll. Rombongan didampingi Asisten l Setda Nagekeo Imanuel Ndun dan Kepala Bapelitbangda Kabupaten Nagekeo Kasmir Dhoy.

“Hari ini sesungguhnya kita menjalankan perintah Pangdam lX Udayana terkait dengan aset-aset milik TNI AD di Kodam lX di Wilayah Kodim 1625/Ngada yang mana kita memiliki aset tanah yang sudah ditempati anggota,” kata Brigjend Tatan.

Menurutnya, kunjungan itu guna memastikan aset tanah milik TNI AD yang ada di wilayah Desa Tonggorambang kondisinya masih aman sesuai dengan fakta ril di lapangan, sehingga tidak dikuasai oleh pihak lain.

Kehadiran TNI, kata Brigjend Tatan, seyogyanya membantu pemerintah daerah. Dengan demikian, wajib hukumnya TNI mendukung segala program dan kebijakan Pemerintah Daerah setempat, salah satunya pembangunan Bandara Surabaya ll yang sudah diwacanakan Pemerintah Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Diduga Ada Nama Fiktif  Ganti Rugi Proyek Pembangunan Waduk Lambo

“Wajib hukumnya TNI harus mendukung segala kebijakan pemerintah daerah,” katanya.

Setelah meninjau lokasi Bandara, rombongan Irdam berkesempatan ke Rujab Bupati untuk makan malam dan beraudiens dengan Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do.

Bupati Don Bosco menyambut baik silaturahmi Kodam lX Udayana bersama rombongan.

Ia mengatakan, kunjungan itu guna memastikan, lahan milik TNI masih dalam kondisi aman, termasuk pasca TNI menghibahkan Tanah untuk pembangunan Bandara.

“Kami dari Pemerintah Daerah menyambut baik, terima kasih atas kunjungan ini, semoga apa yang dilihat hari ini sesuai seperti yang dilaporkan,” katanya.

Sebelumnya, Dandim 1625/Ngada Letkol Czi Deny Wahyu Setiawan menegaskan, lokasi Bandara Surabaya ll yang dikaji Pemda Nagekeo melalui Bapelitbangda sudah memenuhi persyaratan sehingga layak untuk sebuah Bandara baik dari segi kesiapan lahan maupun kesiapan teknis lain.

Dandim menyebut, pasca dilakukan kajian, TNI menyampaikan hasilnya ke tiga Kementerian (Kemenhub, Kemenhan, dan Kemenkeu) guna melakukan kajian lebih lanjut untuk kepentingan pembangunan fisiknya.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Luncurkan Program Satu Data Indonesia

“Sementara ini Pemda hanya melakukan kajian lokasi yang dibutuhkan itu sekian, tapi untuk kelayakan tanah perlu dikaji ulang lebih mendalam tiga kementerian. Ini nantinya akan melakukan kajian lebih panjang untuk menentukan rislah berapa yang akan dilaksanakan,” jelas Deny.

TNI Angkatan Darat, ujar Deny, pada prinsipnya, mendukung pembangunan bandara di bekas bandara peninggalan Jepang sebagaimana kajian yang dilakukan Bappelitbangda Nagekeo, sebab lokasinya strategis dan ideal.

Menurut Dandim, sudah ada kesepahaman soal Penlok, antara Penlok 1 tahun 2011 dengan Penlok 2 tahun 2021. Sebab, hampir 70-80 prersen Penlok 1 berada di tanah TNI, termasuk landasan pacu utama berada di atas tanah TNI. Sedangkan fasilitas pendukungnya seperti taxiway berada di tanah warga.

Sementara itu, kata Dandim, Penlok 2 tahun 2021 berada di tanah Pemda Nagekeo, sedangkan, sarana pendukungnya berada di tanah TNI, sehingga, pihak TNI mendukung Pemda Nagekeo untuk membangun bandara sesuai dengan Penlok 2. *

Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA