Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka - FloresPos Net - Page 2

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam perspektif sosiologi agama, fenomena semacam ini memperlihatkan bahwa identitas keagamaan tidak selalu berfungsi sebagai penanda batas sosial, melainkan dapat menjadi sumber motivasi etis yang mendorong tindakan altruistik dan solidaritas kemanusiaan.

Kehadiran Mas Lalu di tengah masyarakat Palue yang mayoritas berbeda latar belakang agama menunjukkan bahwa pada situasi krisis, nilai-nilai kemanusiaan sering kali berbicara lebih lantang daripada perbedaan identitas.

Di sana, agama menemukan makna sosialnya yang paling autentik, yakni sebagai kekuatan moral yang menggerakkan seseorang untuk hadir bagi sesama yang menderita tanpa terlebih dahulu mempertanyakan asal-usul, keyakinan, atau afiliasi mereka.

Baca Juga :  Ketika Nafas Mereka Berakhir di Lembah Baliem

Dengan kata lain, solidaritas yang diperlihatkan Mas Lalu menjadi cerminan konkret bahwa kemanusiaan universal bukan sekadar konsep normatif, melainkan kenyataan yang hidup dan bekerja di tengah masyarakat yang terluka.

Pada saat yang sama, gelombang solidaritas juga lahir dari ruang-ruang yang jauh dari pusat bencana. Teman-teman alumni dan mahasiswa seangkatan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berinisiatif membuka penggalangan dana untuk membantu para korban gempa di Flores.

Secara geografis mereka berada ribuan kilometer dari lokasi bencana, tetapi secara moral mereka merasa dekat dengan penderitaan yang dialami saudara-saudara mereka di Flores.

Baca Juga :  Menutup Tahun dengan Refleksi: 10 Perenungan Guru di Akhir Semester

Fenomena ini memperlihatkan apa yang oleh filsuf Emmanuel Levinas disebut sebagai “etika tanggung jawab terhadap yang lain – L’éthique est responsabilité pour autrui”, yakni kesadaran bahwa penderitaan orang lain selalu memanggil respons moral dari diri kita.

Dalam konteks tersebut, solidaritas bukan sekadar tindakan memberi, melainkan pengakuan bahwa kemanusiaan kita menjadi utuh ketika kita tidak membiarkan orang lain menderita sendirian.

Kisah Mas Lalu di Palue dan inisiatif penggalangan dana dari civitas akademika UIN Jakarta sesungguhnya menghadirkan wajah konkret dari pesan rahmatan lil-‘alamin yang sering dikumandangkan dalam peringatan Maulid Nabi.

Berita Terkait

Menemukan Kembali Harapan Yang Hilang (Menelisik Praktik Judi Online dalam Perspektif Ajaran Sosial Gereja)
Menjaga Ruang Digital Tetap Bernas, Ketika Literasi Mengajak Kita Menebar Kebaikan Bukan Memadamkan Harapan
Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus
Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka
Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman
Antara Janji Energi Hijau dan Jeritan Ekologi
Ketika Solidaritas Ekonomi Berubah Menjadi Jerat Utang
Integrasikan Angkutan Umum ke Kawasan Permukiman, Mendorong Revisi UU LLAJ dan Perkim
Berita ini 236 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:49 WITA

Menemukan Kembali Harapan Yang Hilang (Menelisik Praktik Judi Online dalam Perspektif Ajaran Sosial Gereja)

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:56 WITA

Menjaga Ruang Digital Tetap Bernas, Ketika Literasi Mengajak Kita Menebar Kebaikan Bukan Memadamkan Harapan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:51 WITA

Antara Panggung Sandiwara, Fenomena Ijazah, dan Filosofi Non Scholae Sed Vitae Discimus

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:13 WITA

Menutup Celah Calo dan Membuka Akses Kerja: Urgensi Kolaborasi Lintas Kecamatan dalam Sosialisasi dan Mini Job Fair Dinas Nakertrans Sikka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:50 WITA

Pancasila sebagai ‘Kalimatun Sawa’ di Tengah Tantangan Zaman

Berita Terbaru

Wiudawan STIE Karya Ruteng.

Nusa Bunga

STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian  Nilai Kemanusiaan

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:12 WITA

Nusa Bunga

John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

Rabu, 14 Okt 2026 - 11:08 WITA