Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari - FloresPos Net - Page 5

Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari

Konten Kaka Rindu Desa Adobala, Rutin Produksi Kopra Gunakan Pengering Energi Matahari

“Anggota kelompok sendiri yang menentukan berapa jumlah tabungan minimal dan bunganya berapa kalau pinjam dana di SILC. Kalau pinjam uang di bank atau koperasi maka lembaga keuangan sudah mematok bunganya tapi kalau di SILC bunga merupakan hasil kesepakatan bersama,” terangnya.

Baca Juga :  Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit

Melki mengatakan, berkat SILC banyak anggota bisa memiliki aset dan mempunyai tabungan dana yang bisa dipergunakan jika sewaktu-waktu ada keperluan mendesak.

Lanjutnya, SILC memutus mata rantai ketergantungan masyarakat terhadap rentenir dan lembaga yang memberikan pinjaman dana dan menagihnya setiap hari atau seminggu sekali dengan bunga yang bisa mencapai 20 persen.

Baca Juga :  Lukman Riberu-Zakarias Paun Serahkan Perbaikan Dokumen Dukungan Calon Independen Pilkada Flores Timur

“Banyak masyarakat bersyukur dengan adanya SILC mereka terbebas dari kejaran rentenir dan penagih utang yang datang setiap hari atau seminggu sekali menagih cicilan utang,” pungkasnya. *

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung
Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)
Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?
Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati
Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores
Lembah Colol Manggarai Timur: Surga Kopi Terbaik Kelas Dunia
Hampir Dua Tahun di Huntara, Pengungsi Lewotobi Menanam Harapan lewat Semangka
Gempa, Ketakutan, dan Misteri Sebuah Kepergian
Berita ini 197 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:28 WITA

Ketika LNBM In Flores Project Perkuat Jasa Wisata Berbasis Masyarakat di TWAL 17 Pulau Riung

Selasa, 22 September 2026 - 08:05 WITA

Sokar Watubala Cikal Bakal Yasbida, Dari Kegiatan Sosial Karitatif Menjadi Yayasan Formil (Kenangan 40 Tahun Yasbida St. Vinsensius, 24 September 2026)

Selasa, 15 September 2026 - 19:26 WITA

Sentra Peternakan Sapi di Flores Timur–Sudah Habiskan Rp 2 Miliar Lebih, Dirubah Jadi Sub Sentra, Pintu Masuk Tindak Pidana Korupsi?

Sabtu, 12 September 2026 - 20:10 WITA

Cerita Ketua RT Manchek Mbawu, Melayani Korban Gempa Flores dengan Sepenuh Hati

Kamis, 3 September 2026 - 14:07 WITA

Geliat Ekonomi Mulai Bersemi di Balik Reruntuhan Bangunan Warga Reok Pasca Gempa Tektonik Flores

Berita Terbaru