18 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung, Sebarannya ada di 7 Kecamatan - FloresPos Net

18 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung, Sebarannya ada di 7 Kecamatan

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Sebanyak 18 gerai atau gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Ende, Provinsi NTT sudah rampung dibangun oleh PT Agrinas.

Data yang diperoleh oleh dari Dinas Koperasi dan UMKM Ende sebanyak 18 gerai KDMP tersebut tersebar di tujuh  kecamatan.

Kecamatan Maurole ada satu KDMP, Kecamatan Ndori ada tiga KDMP, Ende Utara satu KDMP, di Kecamatan Maukaro ada dua KDMP, Nangapanda ada tiga KDMP, Kecamatan Wewaria ada empat KDMP, Detusoko satu KDMP, Wolowaru satu KDMP dan Kecamatan Ende ada dua KDMP.

Sedangkan KDMP yang sedang  dalam tahap pembangunan  sebanyak 121 KDMP.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Ende, Valentinus Majurutu yang dikonfirmasi Florespos.net, Rabu (1/7/2026) lalu menyampaikan meski sudah rampung namun 18 gerai tersebut belum difungsikan.

Baca Juga :  Ini Kuota dan Jalur PPBD di SMAN 1 Ende, Buka Pendaftaran Hanya Tiga Hari

Alasan gerai tersebut belum difungsikan  karena masih menunggu proses verifikasi dan validasi sesuai ketentuan pemerintah.

Sementara 121 desa dan kelurahan yang masih berada pada tahap pembangunan gedung KDMP sebanyak 32 desa dan kelurahan dalam tahap persetujuan.

Valentinus Majurutu melanjutkan 18 gerai yang telah selesai dibangun belum bisa digunakan karena harus melalui tahapan verifikasi fisik bangunan beserta kelengkapan sarana dan prasarana sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2026.

Proses verifikasi tidak hanya pada kondisi fisik bangunan, tetapi juga kelengkapan fasilitas pendukung.

Baca Juga :  KPU Ende Tetapkan DPT Pemilu, Hanura Kecewa Pemerintah Tidak Hadir

“Di 18 gedung KDMP itu masih  ada  sarana yang harus disiapkan seperti etalase, meja dan kursi, tempat tidur untuk gerai klinik, AC, serta kendaraan operasional berupa truk, pikap, dan kendaraan roda tiga”.

Seluruh sarana dan prasarana pendukung adalah tanggung jawab PT Agrinas Pangan Nusantara.

Menurutnya, seluruh proses rekrutmen dan pelatihan SPPI ditangani oleh PT Agrinas Pangan Nusantara bekerja sama dengan Kodim 1602 Ende.

“Kewenangan Dinas Koperasi hanya sebatas melakukan pendampingan, evaluasi, pengurusan perizinan, serta pembinaan dari sisi manajemen dan operasional koperasi. Untuk urusan lainnya menjadi kewenangan PT Agrinas Pangan Nusantara,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 622 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA