Petani Belum Melek Rotasi Tanaman, Tantangan Bagi Pemkab Manggarai Barat - FloresPos Net

Petani Belum Melek Rotasi Tanaman, Tantangan Bagi Pemkab Manggarai Barat

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP), menilai petani di daerah itu yang belum melek rotasi tanaman adalah tantangan.

Demikian Kepala DTPHP Mabar, Nusa Tenggara Timur (NTT), Tarsisius Gonsa menanggapi media ini di Labuan Bajo belum lama berselang.

Ia dimintai tanggapan terkait kemungkinan dampak ganda bilamana kaum tani di Mabar terbiasa melakukan rotasi tanaman, utamanya di sawah.

Selama ini petani di daerah itu sepertinya “harga mati” kalau lahan sawah harus selalu ditanami padi, tidak terbiasa dengan pola bergantian tanaman, seperti merotasi tanam padi, jagung, kacang dan tanaman semusim lainnya.

Menurut Gonsa, sepertinya sampai sekarang petani Mabar belum terbiasa melakukan pola pergantian tanaman semusim, di sawah utamanya. Sebabnya mungkin antara lain semacam budaya. Bagi petani Mabar kalau tidak tanam padi sepertinya semacam belum apa-apa.

Baca Juga :  Positif Pertumbuhan PAD Mabar, Rotok: Tugas Bapenda Cari Uang

Sehingga mau hasil tidak hasil harus tetap tanam padi, dan itu setiap tahun. Menanam padi terus menerus di sawah seperti jadi turun temurun, tradisi, budaya.

Padahal, kalau melakukan pola tanam bergantian, rotasi tanam, paling tidak hasilnya berlipat ganda. Antara lain karena berkaitan unsur hara tanah, mengembalikan kesuburan tanah, dan mengoptimalkan hasil panen berkelanjutan.

Gonsa menilai, belum terbiasanya petani Mabar melakukan rotasi tanaman merupakan tantangan bagi Pemkab Mabar, dalam hal ini DTPHP. Pemkab/DTPHP Mabar terus menyadar/mencerah/mensosialisasikan kepada petani di Mabar untuk melakukan rotasi tanaman, utamanya tanaman semusim di sawah.

Misal, kata Gonsa, kalau musim ini tanam padi, musim berikutnya digangti dengan tanaman semusim lainnya, seperti jagung atau kacang kedelai atau kacang-kacang jenis lain, atau tanam sayur atau lombok, atau semangka, atau tanaman semusim lainnya, kemudian kembali ke padi lagi, lalu musim tanam/panen berikutnya diganti tanaman lain. Lakukan itu terus menerus, kontinyu.

Baca Juga :  Diduga Hendak Diselundupkan Melalui Laut, Pol PP Nagakeo Amankan Kerbau dan Kuda Betina

Manfaat rotasi tanaman, terang Gonsa, banyak. Di antaranya terkait unsur hara, dimana kesuburan tanah akan kembali. Harga tanaman semusim lainnya, bukan padi/beras, seperti jagung dan lain-lain, juga menjanjikan.

Tanaman semusim lain selain padi, seperti jagung, kacang-kacangan, hortikultura, yakni tidak rakus air khususnya.

“Saya berharap petani di Mabar kelak jadi melek rotasi tanaman. Ini tantangan bagi Pemkab/DTPHP Mabar. Pemkab/DTPHP Mabar terus melakukan sosialisasi kepada petani Mabar ke depan jadi melek rotasi tanaman, lakukan terus menerus, kontinyu,” kata Gonsa. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda
BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat
Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam
Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya
Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:34 WITA

Pimpinan Pemda Hadiri Ekspose Manajemen Talenta di BKN, Pembahasan Tiga Ranperda Penting Tertunda

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:42 WITA

BBM dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat, Tantangan Urusan Sampah Manggarai Barat

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:26 WITA

Kondisi Aula Setda Nagekeo Memprihatinkan, Plafon Bolong dan Cat Tembok Kusam

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:11 WITA

Bupati dan Forkopimda Ikut Jalan Sehat Dies Natalis Uniflor ke-46, Ini Harapannya

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Berita Terbaru

Desa Kita

Demokrasi Desa yang Bermartabat

Jumat, 17 Jul 2026 - 13:16 WITA