Pemerintah Gelar Pasar Murah di Pulau Ende, Camat: Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat - FloresPos Net

Pemerintah Gelar Pasar Murah di Pulau Ende, Camat: Tumbuhkan Ekonomi Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Upaya menggerakkan perekonomian masyarakat di wilayah kepulauan terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende.

Salah satu upaya yang dilakukan yaitu menggelar pasar murah yang dimulai di Desa Rorurangga, Kecamatan Pulau Ende, Rabu (1/7/2026).

Pada pelaksanaan perdana tersebut, pemerintah menyiapkan beras murah sebanyak satu ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau.

Kehadiran pasar murah mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Camat Pulau Ende, Ahmad Solo, mengatakan bahwa pasar murah bukan hanya bertujuan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan perputaran ekonomi di Pulau Ende.

“Melalui pasar murah ini, kita berharap perekonomian masyarakat bisa semakin bertumbuh. Aktivitas jual beli akan meningkat, pedagang mendapatkan keuntungan, dan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Ahmad Solo.

Ia menjelaskan, kegiatan pasar murah akan dijadwalkan secara rutin setiap hari Rabu dan diharapkan menjadi agenda tetap yang mampu menghidupkan kembali aktivitas perdagangan di Pulau Ende.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ende Berikan Training Kewirausahaan Desa Berbasis Potensi Lokal

Karena itu, Ahmad Solo mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Desa Rorurangga dan wilayah sekitarnya, untuk mendukung serta memanfaatkan keberadaan pasar murah tersebut.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak, baik pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun warga agar pasar ini semakin berkembang dan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat Pulau Ende,” katanya.

Menurut Ahmad Solo, penyediaan beras murah sebanyak satu ton bukanlah program yang dilakukan sekali saja. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan stok beras murah secara berkala sesuai kebutuhan dan permintaan masyarakat.

“Ketersediaan beras murah akan terus kami upayakan sesuai kebutuhan masyarakat. Jika permintaan meningkat, tentu akan kami koordinasikan agar pasokan tetap tersedia,” tambahnya.

Menariknya, pasar murah tersebut tidak hanya diikuti oleh pedagang lokal, tetapi juga diramaikan oleh sejumlah pedagang yang datang langsung dari Kota Ende.

Kehadiran para pedagang dari luar daerah menambah variasi barang yang tersedia sekaligus memberikan warna baru bagi geliat perdagangan di Pulau Ende.

Salah seorang pedagang bawang asal Kota Ende, Siti Hartina, mengaku senang dapat berjualan di Pasar Pulau Ende. Meski pada hari pertama jumlah pembeli belum terlalu banyak, ia tetap optimistis pasar tersebut akan berkembang dan semakin ramai ke depannya.

Baca Juga :  Jenazah Adi, Korban Penganiayaan Oknum Polisi Sudah Diautopsi, Ini Harapan Keluarga

“Saya senang bisa berjualan di Pulau Ende. Memang hari pertama pembeli belum terlalu banyak, tetapi saya melihat ada potensi yang baik. Saya berencana tetap datang berjualan setiap hari Rabu,” ujarnya.

Siti berharap pemerintah terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar keberadaan pasar murah semakin dikenal luas dan jumlah pengunjung terus meningkat.

“Saya berharap pemerintah terus menginformasikan kepada masyarakat tentang jadwal pasar murah ini sehingga semakin banyak warga yang datang berbelanja. Kalau pasar ramai, pedagang juga akan semakin semangat datang ke Pulau Ende,” katanya.

Kegiatan pasar murah tersebut turut dihadiri oleh Kabid Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, anggota Satpol PP Kabupaten Ende, personel Polsek Pulau Ende, anggota Kodim 1602 Ende, Pemerintah Kecamatan Pulau Ende, serta Pemerintah Desa.

Dengan hadirnya pasar murah yang didukung berbagai pihak dan semakin banyaknya pedagang yang ikut berpartisipasi, masyarakat berharap Pasar Pulau Ende dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang aktif dan berkelanjutan, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah kepulauan.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WITA

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 13 Jul 2026 - 11:47 WITA