Ende Tengah dan Maukaro Amankan Tiga Poin di Laga Pertama - FloresPos Net

Ende Tengah dan Maukaro Amankan Tiga Poin di Laga Pertama

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Dua kecamatan yang melakoni laga pertama di Piala Bupati Ende U-23 atau Bupati Ende Cup (BEC) tahun 2026 mengamankan tiga poin.

Kecamatan Ende Tengah mendapatkan tiga poin setelah menang atas Wewaria FC dengan skor 2- 0.

Sedangkan Kecamatan Maukaro menuntaskan misi tiga poin dengan kemenangan 3- 0 atas Kecamatan Kelimutu pada laga pertama yang dihelat di Stadion Marilonga, Selasa (7/7/2026) sore.

Ende Tengah Vs Wewaria

Kecamatan Ende Tengah yang turun dengan kekuatan penuh dan diperkuat oleh beberapa pemain yang telah malang melintang di sepak bola NTT seperti Charles Buru (18), Yohanes B. Seda (Beckham), Endo (17) langsung mengurung pertahanan Wewaria FC.

Tim Kecamatan Wewaria dipaksa berman lebih bertahan mengamankan daerahnya pada menit awal laga ini.

Kombinasi permainan bola panjang dan pendek dari Ende Tengah terus menekan pertahanan Wewaria.

Charles Buru (18) sang pemain senior yang didorong bermain lebih kedepan kerap merepotkan pertahanan Wewaria FC.

Upaya anak – anak Ende Tengah berhasil membuahkan hasil pada menit ke 28. Endo (17) sang pemain sayap berhasil lepas dari kawalan pemain belakang menyontek bola umpan silang dari rekannya.

Baca Juga :  Manfaatkan Waktu Luang dan Salurkan Hobi, Beny Raup Cuan dari Bisnis Bunga

Gol Endo langsung direspon oleh Wewaria. Mereka keluar bermain menekan ke jantung pertahanan Ende Tengah. Tercatat ada dua peluang emas yang tercipta namun belum bisa melahirkan gol penyeimbang.

Usaha anak – anak Wewaria untuk menyamakan kedudukan belum terwujud hingga wasit utama meniup peluit turun minum babak pertama.

Babak Kedua

Masuk di babak kedua, Wewaria yang sudah tertinggal di babak pertama langsung bermain menekan.

Namun Ende Tengah berhasil mengendalikan permainan dan berhasil melahirkan gol kedua di menit ke 52 lewat Marianus (9).

Setelah mencetak dua gol, Ende Tengah tidak menurunkan intensitas tekanan ke gawang Wewaria.

Charles Buru (18) mendapatkan dua peluang emas menambah gol untuk Ende Tengah namun tendangannya masih melambung diatas mistar gawang.

Setelah dua gol tersebut Ende Tengah lebih dominan menguasai lapangan tengah dan memperlambat tempo permainan karena salah satu pemainnya, Juan (8) menerima kartu merah.

Hingga akhir pertandingan skor tidak berubah. Ende Tengah mengamankan tiga poin di grup C dengan kemenangan 2-0.

Baca Juga :  Lokasi Sholat Idul Fitri di Kota Ende dan Khatib Utama di Lapangan Pancasila

Pelatih Kecamatan Ende Tengah, Rizaly Ambuwaru yang akrab disapa Abang Li enggan memuji penampilan anak- anaknya.

Pelatih yang terkenal disiplin ini menilai anak – anaknya masih berambisi mencetak gol saat ada peluang.

“Kami punya banyak peluang tapi kelihatan pemain masih napsu mencetak gol maka hanya bisa melahirkan dua gol”.

Kritik Perangkat Pertandingan

Salah satu pelatih di SSB IM Ende ini juga mengeritik perangkat pertandingan pada laga itu karena mengijinkan kedua tim bertanding dengan kostum yang warnanya nyaris sama.

Pada laga ini Ende Tengah sebagai tuan rumah atau melakoni laga home mengenakan kostum biru tua sedangkan Wewaria mengenakan kostum hitam.

Akibat warna kostum yang nyaris sama, pemain dari kedua tim sering melakukan kesalahan pasing

Menurut pelatih Ende Tengah kostum ini akan mengganggu pemain dan berdampak pada pertandingan namun diijinkan perangkat pertandingan.

“Kostum di laga tadi itu sangat mengganggu pertandingan. Kami sudah menyampaikan ke perangkat tapi itu dibiarkan dengan berbagai alasan”.

Usai pertandingan itu Abang Li memimpin timnya memungut sampah di banch area Ende Tengah.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA