LNBM Gelar Rapat Koordinasi dengan KSDA II NTT dan IN FLORES - FloresPos Net

LNBM Gelar Rapat Koordinasi dengan KSDA II NTT dan IN FLORES

- Jurnalis

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Tim Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) menggelar rapat koordinasi dengan Balai Besar KSDA NTT cq Bidang KSDA Wilayah II dan IN-FLORES di Aula KSDA II NTT Jalan Satar Tacik Ruteng, Selasa (7/7/2026).

Rapat yang dipimpin Direktur Lembaga Nusa Bunga Mandiri (LNBM) Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th atau yang akrab disapa Bang Nik.

Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan rencana implementasi program pendampingan masyarakat di kawasan konservasi, khususnya terkait program Pengembangan Bisnis dan Pengembangan Jasa Wisata yang dipercayakan oleh UNDP melalui Kementerian Kehutanan.

Fokus Pada Pemberdayaan Masyarakat

Direktur LNBM, Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th, atau yang akrab disapa Bang Nik dalam pemaparannya menjelaskan bahwa program ini menyasar pada 7 desa di dua Kecamatan yakni Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, dan Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur.

Menurut Bang Nik, fokus utama program ini adalah menciptakan inkubator bisnis bagi kelompok masyarakat agar mampu mengelola jasa wisata dan mengembangkan usaha secara profesional dengan skala yang lebih besar.

“Misi kami adalah memberdayakan kelompok masyarakat agar menjadi inkubator bisnis yang mandiri, dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian kawasan konservasi,” ujar Bang Nik, dalam diskusi tersebut.

Sementara Coordinator IN-FLORES, Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si pada kesempatan ini antara lain menggarisbawahi pentingnya aspek pemberdayaan kelompok masyarakat agar menjadi mereka inkubator bisnis yang mandiri, dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian kawasan konservasi.

Baca Juga :  Di Bajawa, Seorang Pria Setubuhi Anak Sejak SMP, Kasusnya Sedang Ditangani Polres Ngada

“Aspek pemberdayaan kelompok masyarakat sangat penting agar mereka menjadi inkubator bisnis yang mandiri, dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian kawasan konservasi,” kata Hutomo.

Apresiasi

Sedangkan Kepala Bidang KSDA Wilayah II Ruteng, Dadang Suryana, S.Hut, M.Sc, menyambut baik inisiatif ini. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi intensif lintas sektor untuk meminimalisir potensi tumpang tindih program di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi LNBM yang telah membangun komunikasi yang baik. Kolaborasi ini sangat menarik dan memampukan kita untuk bergerak bersama dalam isu konservasi ke depan,” ungkap Dadang.

Lebih lanjut, Dadang menekankan agar penyaluran bantuan kepada kelompok masyarakat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari kepentingan politik.

Ia juga mengingatkan agar setiap bantuan yang diberikan tetap membawa misi menjaga kawasan konservasi agar tidak disalahpahami sebagai bantuan cuma-cuma yang tidak memiliki tanggung jawab lingkungan.

Sedangkan Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Yohanes B. Fua, S.Hut dan CM IN-FLORES Gorgonius D. Bajang selain menyampaikan apresiasi, juga mereka menyatakan dukungan kepada LNBM untuk siap berkolaborasi dalam memajukan dua program pemberdayaan yang dipercayakan kepada lembaga yang saat ini dipimpin Kanisius Teobaldus Deki itu.

Langkah Konkret ke Depan oleh LNBM

Dalam rapat ini juga disampaikan beberapa langkah konkret di antaranya pentingnya Validasi Kelompok Sasaran: Melakukan verifikasi data dan legalitas terhadap kelompok tani hutan di wilayah kerja, termasuk KTH Nai Dhia, KTH Ghese Berek, KTH Ratu Kelambu, KTH Weki Ndai, serta kelompok budidaya rumput laut.

Baca Juga :  PAN Ngada Bentuk Tim Pilkada, Pendaftaran Segera Dibuka

Penyusunan Kalender Kerja: LNBM akan segera menyusun jadwal operasional yang detail (kalender kerja) sebagai acuan pelaksanaan kegiatan di lapangan bagi tim dan pendamping.

Penguatan Administrasi dan Perizinan: Memfasilitasi kelompok dalam pengurusan perizinan melalui sistem OSS, pendampingan penyusunan proposal pengembangan usaha, serta memastikan tata kelola bantuan keuangan kelompok sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mekanisme Monitoring dan Evaluasi: BKSDA berkomitmen untuk melakukan pendampingan aktif di setiap tahapan, termasuk keterlibatan aktif dalam setiap seremoni penyerahan bantuan agar berjalan transparan dan efektif.

Standarisasi Visualisasi: Mewajibkan pemasangan identitas kegiatan (spanduk) pada setiap lokasi proyek untuk memberikan transparansi informasi kepada masyarakat terkait program pengembangan jasa wisata yang sedang berjalan.

Hadir dalam rapat ini Direktur LNBM Kanisius Teobaldus Deki, S.Fil, M.Th didampingi Sekretaris LNBM Antonius Mbukut, S.Fil, M.Th dan tiga Staf LNBM Walburgus Abulat, Fransiskus Xaverius Suwardi, dan Milikior Sobe.

Sementara dari BBKSDA NTT hadir Kepala Bidang KSDA Wilayah II Ruteng Dadang Suryana, S.Hut, M.Sc; Coordinator Project IN-FLORES Mulya Hutomo, S.Pi, M.Si; CM IN-FLORES Gorgonius D. Bajang, Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Yohanes B. Fua, S.Hut, dan Ibu Bergita Soge selaku Staf In Flores.*

Penulis : Melky Sobe (Kontributor)

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 15:35 WITA

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal

Senin, 13 Jul 2026 - 15:35 WITA

Nusa Bunga

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 13 Jul 2026 - 11:47 WITA