Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende - FloresPos Net

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Masa tanggap darurat bencana pasca gempa bumi Flores di Kabupaten Ende resmi berakhir atau ditutup pada Sabtu (12/9/2026) malam.

Setelah berakhirnya masa tanggap darurat pemerintah Kabupaten Ende telah menetapkan Ende memasuki masa transisi pemulihan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda saat Rakor di Posko Tanggap Darurat BPBD Ende, Sabtu malam.

Rakor yang bertujuan mengevaluasi penanganan pada masa tanggap darurat dan persiapan masa transisi pemulihan dihadiri oleh Brigjen TNI (Purn.) Dr. Jahidin Chilo, Tenaga Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia dan Forkopimda Ende seta pimpinan OPD terkait.

Baca Juga :  Perse Gelar Seleksi Pemain Jelang ETMC Ende

Di kesempatan itu Staf Ahli Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Brigjen TNI (Purn) Chilo menyoroti lambannya verifikasi data kerusakan rumah warga dampak gempa di Kabupaten Ende.

Baca Juga :  Ngada Kuasai Pasar Hortikultura di Kota Super Premium Labuan Bajo

Berdasarkan pemaparan dari Kalak BPBD Ende, Marselus E. Meta total kerusakan rumah warga di Kabupaten sebanyak 11.407 unit.

Untuk tahap pertama dilakukan verifikasi sebanyak 7.030 rumah. Namun dalam waktu sepuluh hari terakhir tim enumerator yang diterjunkan ke 21 kecamatan baru melakukan verifikasi sebanyak 1.723 rumah atau 24,51%.

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
Berita ini 325 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA