Ngada Kuasai Pasar Hortikultura di Kota Super Premium Labuan Bajo - FloresPos Net

Ngada Kuasai Pasar Hortikultura di Kota Super Premium Labuan Bajo

- Jurnalis

Senin, 6 November 2023 - 15:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Hasil aneka hortikultura asal Kabupaten Ngada, sejauh ini menguasai pasar di kota super premium Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT.

Gabriel Bagung, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perindag) Mabar baru-baru ini kepada media ini di Labuan Bajo menyebutkan, hortikultura asal Ngada yang diperdaagangkan di pasar-pasar di Labuan Bajo ibu kota Mabar itu jenisnya macam-macam.

Disebutkan, aneka macam tanaman hortikultura asal Ngada yang diperdagangkan di pasar-pasar di Labuan Bajo di antaranya cabe/lombok, tomat, wortel, kentang, labu, picai, kol, dan jahe. Jenis buahnya antara lain advokat, pepaya, markisa.

Baca Juga :  Relawan dan Simpatisan DEO- DO Antar Yosef Badeoda Pinang Dr. Domi Mere

Selain asal Ngada, hortikultura dan buah-buahan dari daerah lain yang juga menguasi pasar di Labuan Bajo, kota super premium karena pariwisatanya, yakni dari Kabupaten Manggarai Flobar NTT, Bima- Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.

Khusus buah, belakangan hasil petani Mabar sendiri antara lain melon, semangka, pisang, mangga, pepaya California.

Hortikultura yang lainnya yaitu kangkung, daun singkong, bawang merah, terung, sawi, rebung, kestela, tomat, tidak terkecuali kunyit, jahe, serai, selesri, daun kemangi dan daun pandan serta lain-lain.

Masih Kadis Bagung, ketersedian hortikultura dan beragam pangan lainnya di Labuan Bajo sebagai kota Industri perhotelan harus selalu ada setiap waktu. Tidak bisa alasan musim baru ada, karena kebutuhan tidak kenal musim.

Baca Juga :  Harga Cabe Kembali Normal, Bapok Ini Malah Melambung

“Prinsipnya harus selalu jaga kualitas, kwantitas, kontinyuitas, dan keneksitas,” ujar Kadis Bagung.

Lanjut Kadis Jagung, memang petani Mabar belakangan sudah bangkit berusaha/menanam aneka tanaman pangan, termasuk hortikultura.

Namun perkembangan Labuan Bajo dan sekitarnya yang terus “menggila”, ketersedian  hortikultura/buah-buahan/rempah-rempah sepertinya masih terbatas.

“Ini ruang dan peluang prodak pangan serupa terpasok dari daerah lain masuk Labuan Bajo,” katanya. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa Flores, Warga Tiga Desa di Mapitara Masih Terisolir Akibat Longsor
Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Kemensos dan Dukungan Alat Berat untuk Penanganan Gempa
Titik Longsor Pertama di Palue Selesai Dibersihkan, Besok Dilanjutkan ke Titik Kedua
Kepala BNPB Dorong Pemkab Ende Gerak Cepat Tangani Korban Bencana
Rumah Rusak Parah, Warga Taenterong Dua Mengungsi, Pemkab Ngada Distribusi Bantuan
Menko Pangan Kunjungi Maumere, Salurkan Bantuan dan Kunjungi Dapur MBG
Kepala BNPB Pastikan Jaringan Listrik, Telekomunikasi dan Jalan Sudah Mulai Berfungsi
Solidaritas Kemanusiaan Gempa Flores, Fastpay, RJ2 NTT dan Yayasan Pelihara Salurkan Bantuan untuk Penyintas
Berita ini 194 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:49 WITA

Gempa Flores, Warga Tiga Desa di Mapitara Masih Terisolir Akibat Longsor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:18 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Respons Cepat Kemensos dan Dukungan Alat Berat untuk Penanganan Gempa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:14 WITA

Titik Longsor Pertama di Palue Selesai Dibersihkan, Besok Dilanjutkan ke Titik Kedua

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Kepala BNPB Dorong Pemkab Ende Gerak Cepat Tangani Korban Bencana

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:31 WITA

Rumah Rusak Parah, Warga Taenterong Dua Mengungsi, Pemkab Ngada Distribusi Bantuan

Berita Terbaru