Komisi III DPRD Ende Desak Pemerintah Bayar Hak Kontraktor, Orba ; Jika Ada Persoalan segera Diselesaikan - FloresPos Net

Komisi III DPRD Ende Desak Pemerintah Bayar Hak Kontraktor, Orba ; Jika Ada Persoalan segera Diselesaikan 

- Jurnalis

Senin, 9 Desember 2024 - 20:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Kontraktor ketika berdialog dengan Komisi III DPRD Kabupaten Ende, Senin (9/12/2024).

Para Kontraktor ketika berdialog dengan Komisi III DPRD Kabupaten Ende, Senin (9/12/2024).

ENDE, FLORESPOS.net-Komisi III DPRD Kabupaten Ende merespons keluhan dan persoalan yang terjadi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Ende pada akhir tahun 2024.

Sebanyak 128 paket pekerjaan atau proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) SG di tahun 2024 di Dinas P dan K belum dicairkan pada hal pihak ketiga atau kontraktor sudah menyelesaikan pekerjaannya.

Polemik ini belum berujung sehingga puluhan kontraktor mendatangi lembaga DPRD Ende meminta wakil rakyat melalui komisi terkait menyelesaikan masalah ini, Senin (9/12/2024) pagi.

Puluhan kontraktor yang datang ke lembaga DPRD Ende mengatakan, sudah menyelesaikan pekerjaan dan menuntut haknya yang hingga saat ini belum dibayarkan oleh pemerintah.

Menanggapi pengaduan dari kontraktor, anggota komisi III DPRD Ende dan anggota DPRD lainnya mendesak pemerintah menyelesaikan masalah ini. Jika ada masalah di internal pemerintah maka segera diselesaikan agar tidak mengorbankan pihak ketiga atau kontraktor.

Ketua Komisi III DPRD Ende, Orba K. Ima mengatakan, komisi III dalam  Rapat Dengar Pendapat dengan pemerintah melalui OPD terkait sudah merekomendasikan agar pemerintah segera menyelesaikan masalah administrasi atau  persoalan internal lainnya dan segera merealisasikan hak pihak ketiga.

“Komisi III sudah merespons dan mendesak pemerintah menyelesaikan masalah urusan administrasi. Itu masalah di internal pemerintah maka harus diselesaikan,” katanya.

Baca Juga :  Ada Program Pengurangan Sanksi Administrasi Hingga Desember 2023 untuk Wajib Pajak

Orba mengatakan, DPRD Ende melihat masalah ini terlalu berlarut- larut. Masalah ini sudah menjadi isu publik yang sudah diperbincangkan di ruang publik namun pemerintah seakan diam saja.

“Kami melihat semacam “tola hela” (saling lempar dan mempermainkan) antara pemerintah dan dibiarkan berlarut -larut. Sekarang kuncinya ada di PJ. Bupati tetapi pak PJ masih tenang -tenang saja”.

“Masalah ini sudah menjadi isu publik. Jika ada masalah di internal pemerintah itu urusan pemerintah dan silakan selesaikan hak pihak ketiga,” katanya.

Orba kembali menegaskan jika ada kesalahan administrasi yang menghambat proses pencairan maka harus segera diselesaikan dan itu menjadi urusan pemerintah.

“Masalah administrasi itu tidak ada hubungan dengan rekanan,  maka pemerintah harus selesaikan dan bayar hak mereka. Jika dari awal ada masalah kenapa baru muncul diakhir. Ini kan kelalaian dan kesalahan dari pemerintah,” katanya.

Orba menambahkan, pengelola keuangan itu ada di pemerintah dan komisi III juga sudah mengeluarkan rekomendasi maka pihaknya mengajak kontraktor untuk bersama menanyakan kepada pemerintah. Komisi III mengajak pihak ketiga bertemu langsung dengan pemerintah agar mereka mendapatkan  penjelasan langsung dari pemerintah terkait persoalan ini.

“Melihat perkembangan sampai saat ini polemik ini masih berlanjut maka untuk itu teman- teman DPRD Ende sekali lagi membantu pihak ketiga untuk mendengarkan secara langsung dari pemerintah terkait persoalan ini dengan pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Jenasah Satu Orang Korban Longsor di Manggarai Timur Ditemukan

Meski demikian, Kata Orba, Lembaga DPRD Ende tetap berpatokan pada regulasi yang ada bahwa setiap proses keuangan yang dilakukan oleh pemerintah daerah memiliki mekanisme tersendiri.

“Bagi lembaga ini, kami tetap berpatokan pada regulasi yang ada. Bahwa setiap proses yang dilakukan oleh pemerintah dalam pengelolaan keuangan ada mekanismenya tersendiri. Ada perencanaan dan ada penganggaran dan disitu ada pisah batasnya,” kata Orba.

Ia melihat polemik ini sedikit aneh dan lucu karena pihak ketiga sudah menyelesaikan pekerjaan tetapi masih dibicarakan lagi soal penganggaran. Menurut dia,  persoalan tersebut adalah internal pemerintah daerah. Jika tidak bisa diselesaikan maka akan terjadi lagi kedepannya.

“Ini lucu  dan sedikit aneh. Pemerintah sendiri kurang disiplin dalam persoalan administrasi sehingga berdampak pada pihak ketiga,” katanya.

Setelah dialog di ruang gabungan komisi DPRD Kabupaten Ende, Senin (9/12/2024) pagi, Ketua Komisi III dan anggota mengajak para kontraktor ke kantor Bupati Ende.

Di kantor Bupati Ende, Komisi III DPRD Ende dan para kontraktor tidak berdialog dengan pemerintah. Staf di kantor Bupati Ende menyampaikan bahwa PJ. Sekda tidak bisa bertemu karena alasan kesehatan. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA