Pengendara Motor Sering Jatuh, Warga Minta Perbaiki Jalan Wae Wake-Lenang-Lonto Ulu

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2024 - 18:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara Sering Jatuh, Warga Minta Tuntas Pembangunan Jalan Wae Wake-Lenang-Lonto Ulu

Pengendara Sering Jatuh, Warga Minta Tuntas Pembangunan Jalan Wae Wake-Lenang-Lonto Ulu

BORONG, FLORESPOS.net-Warga Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta pemerintah daerah setempat memperbaiki dan menuntas pembangunan jalan hotmix pada ruas jalan Wae Wake-Lenang-Lonto Ulu.

Alfons Dervin, warga Kecamatan Lamba Leda Selatan mengatakan, memasuki musim hujan, ruas jalan Wake-Lenang- Lonto Ulu sangat berbahaya bagi pengendara.

“Ada begitu banyak pengendara sepeda motor yang jatuh akibat jalan licin dan bergelombang. Sebagian besar jalan tinggal batu, karena aspalnya sudah rusak,” kata Alfons kepada Florespos.net, Kamis (19/9/2024).

Baca Juga :  Tarian Kolosal Manggarai dan Kirab Bendera Ramaikan HUT Kemerdekaan RI di Ruteng

Dia menambahkan, tumpuk batu dan kerikil di badan jalan sangat menggangu para pengendara sepeda motor. Jalan lapen di bangun sekitar lima tahun lalu dan hingga saat ini belum ada tanda-tanda perbaikan dari pemerintah.

Dia meminta pemerintah daerah setempat untuk tidak lagi membangun jalan lapen tetapi hotmix.

Baca Juga :  PT Krisrama Polisikan Kasus HGU Nangahale di Polda NTT

Apalagi jalur tersebut, katanya, merupakan ruas jalan kabupaten, dan setiap hari begitu banyak kendaraan yang melintas dijalur tersebut.

“Mungkin kalau mau bangun lapen cukup jalur desa karen kendaraan tidak begitu banyak,” kata Alfons.

Senada juga disampaikan sejumlah warga. Ruas jalan tersebut memang dalam kondisi rusak berat. Aspal badan jalan sudah terkelupas dan berlubang di mana-mana. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tahun 2025, Kejari Sikka Tangani 37 Perkara Korupsi dan Raih Penghargaan
Pasar Wuring Ditutup, Aktifitas Pasar Alok Maumere Mulai Bergeliat
Wabup Ende Lepas 15 Atlet Renang dari Mbira Mera Club Ikut Kompetisi di Kupang
Melalui Pendekatan Persuasif Satgas Penertiban, Pasar Wuring Ditutup
Borgol Dilepas Kajari Sikka, Ateng Terbebas Dari Hukuman Pidana Penjara
Perkara Dugaan Korupsi di BRI Maumere Sudah Dilimpahkan dan Disidangkan di Pengadilan Tipikor Kupang
Tersangka Korupsi di Sikka Kembalikan Kerugian Keuangan Negara Rp 621 Juta
Kejari Sikka Tetapkan dan Tahan Lima Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Jaringan Air Minum IKK Nita
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:38 WITA

Tahun 2025, Kejari Sikka Tangani 37 Perkara Korupsi dan Raih Penghargaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:18 WITA

Pasar Wuring Ditutup, Aktifitas Pasar Alok Maumere Mulai Bergeliat

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:04 WITA

Wabup Ende Lepas 15 Atlet Renang dari Mbira Mera Club Ikut Kompetisi di Kupang

Rabu, 10 Desember 2025 - 11:22 WITA

Melalui Pendekatan Persuasif Satgas Penertiban, Pasar Wuring Ditutup

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:35 WITA

Borgol Dilepas Kajari Sikka, Ateng Terbebas Dari Hukuman Pidana Penjara

Berita Terbaru