MAUMERE, FLORESPOS.net-Maria Sukartiam putra dari Almarhum Alfonsius Albinus Mehan (35) yang ditembak mati Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua tampak menangis saat berceritera tentang anaknya.
Saat ditemui di rumah Kediaman mereka di Kelurahan Wailiti, Kecamatan Alok Barat, Kabupaten Sikka, dirinya tampak menangis tersedu-sedu seolah tidak percaya atas kematian putranya yang sangat tragis.
Didampingi suaminya Paulus Robertus dan kaka kandungnya Henderikus Evenitus beserta anak-anak lainnya, dirinya mengenang anak ketujuhnya dari delapan bersaudara tersebut.
Maria mengaku putranya menyampaikan bekerja di Papua sejak 2028 dan dirinya sangat cemas bahkan menanyakan kondisi disana dan dijawab situasinya baik-baiak saja karena anaknya sangat dekat dengan warga masyarakat dan suka membantu mereka.
“Anak saya itu baik sekali. Dengan warga di situ sangat baik. Dia sudah hampir sembilan tahun bertugas di sana, sejak tahun 2018,” sebutnya.
Maria mengaku sejak anaknya menyampiakan keinginan bekerja di Papua, keluarga sempat kwatir mengingat kondisi di Papua yang tidak aman namun, putranya tetap memilih berangkat dan meminta keluarga selalu mendukungnya dengan doa.
Maria mengatakan, setelah tamat kuliah di Yogyakarta tahun 2017, anaknya menyampaikan bahwa ada kepala dinas di Papua menawarkannya untuk bekerja disana sehingga dirinya mencari informasi soal Papua.
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










