Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere - FloresPos Net

Bupati Sikka Sebutkan Pemda Sikka Koordinasi Pesawat Angkut Jenasah Korban Penembakan KKB di Papua ke Maumere

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Alfonsius Albinus Mehan (35) warga asal Kabupaten Sikka meninggal dunia akibat ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Alfonius bersama 2 rekannya Aprida Rapi (49) dan Willi Mboik (25) yang bekerja di Dinas Pertanian Pemkab Jayawijaya, Papua Pegunungan ditembak mati Rabu (9/9/2026) pukul 15.53 WIT saat sedang melakukan perjalanan dinas untuk meninjau program cetak sawah.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago saat berada di rumah duka dan disampaikan oleh keluarga bahwa jenasah hari ini Jumat (11/9/2026) diberangkatkan dari Papua dan tiba di Makasar dan selama semalam akan berada di Makasar.

Baca Juga :  84 Sekolah di Sikka Masih Dijabat Pelaksana Tugas, Guru Diberi Ruang Ikut Seleksi

Jenasah tersebut besok Sabtu (12/9/2026) akan diberangkan dengan pesawat dari Makasar ke Labuan Bajo dan dari Labuan Bajo akan diantar ke Maumere melalui jalan darat yang waktu tempuhnya minimal 16 jam perjalanan.

“Saya mau sampaikan saudara kami ini mengabdi buat masyarakat Papua.Bekerja buat masyarakat Papua, dibunuh juga oleh orang Papua. Minta maaf, yang katanya punya banyak uang,” sebut Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga :  Mantan Kadis PKO Heri Sales Polisikan Operator TPG Iswadi ke Polres Sikka

Juventus menyebutkan, katanya Papua merupakn daerah yang kaya raya dan lain sebagainya tapi jenasah warga Kabupaten Sikka yang ditembak mati oleh kelompok separatis tersebut dipulangkan dengan pesawat komersial.

Dirinya pun setelah mendengar penuturan keluarga korban di rumah duka langsung berkonsultasi dengan Gubernur NTT dan Kapolda NTT hingga diperbolehkan menggunakan peswat Casa milik Polda NTT.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 95 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA