Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan - FloresPos Net

Kadis Kesehatan Mediasi Keributan Nakes dan Perawat di RS TC Hillers Maumere, Kedua Pihak Saling Memaafkan

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pertengkaran antara perawat dan keluarga pasien yang terjadi di ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS TC Hillers Maumere dan keluarga korban yang berlangsung tanggal 30 Agustus 2026 lalu akhirnya menemui titik terang.

Dalam mediasi yang dilaksanakan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kabupaten Sikka di aula Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes), Jumat (11/9/2026) kedua belah pihak saling mencapai perdamaian,saling memaafkan dan bersalaman.

‘Kejadian ini bermula saat tanggal 30 Agustus 2026 malam, ada pasien diantar keluarganya, lalu diambil tindakan pelayanan oleh Tenaga Kesehatan (Nakes) di ruangan IGD RS TC Hilleres Maumere,” sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus, Jumat (11/9/2026).

Baca Juga :  Jaringan Internet Hambat Ujian ANBK, Yos De Peskim: Bukti Kelemahan Pemda Sikka

Petrus menjelaskan dalam pelayanan Nakes di IGD, mungkin saja ada hal yang keluarga pasien merasa kurang pas sehingga mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas, pelecehan verbal.

Dari situ, sebenarnya sudah ada upaya di rumah sakit untuk memediasi, tetapi dari kronologis cerita mereka, Dinkes Sikka mengambil kesimpulan bahwa kejadian saat itu hanya meredam situasi sementara, bukan mediasi.

Baca Juga :  Wujud Kepedulian Bagi Masyarakat, Kodim 1603/Sikka Gelar Bazar Murah Sambut HUT TNI ke-81

Petrus menyebutkan, kalau mediasi artinya bahwa menghadirkan tiga pihak korban, pihak pelaku dan juga mediator, tetapi saat itu dilakukan oleh pihak rumah sakit hanya memanggil keluarga pasien.

“Dari situ, ada rasa ketidakpuasan dari Nakes yang melayani pasien dan berada di IGD. Sehingga berkoordinasi dengan Direktur RS TC Hillers dan Direktur melapor ke saya.Perwakilan Nakes juga melapor,” terangnya.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 636 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA