RUTENG, FLORESPOS.net-Pusat Psikologi TNI (Puspsi TNI) turun langsung memberikan trauma healing kepada anak-anak penyintas gempa bumi di SDK Wancang, Desa Ladur, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Jumat (11/9/2026).
Pendampingan psikologis ini menjadi bagian penting dari proses rehabilitasi pascabencana, menyusul gempa yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026, dengan dukungan pemerintah desa, pihak sekolah, Yayasan Persekolahan Sukma Pusat Keuskupan Ruteng, serta mitra psikologi dan pemerintah daerah.
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Kepala Desa Wancang, Valerinus Bagung, Kepala SDK Wancang, Rony Syukur, serta Romo Patrick Dharsam Guru, Ketua Yayasan Persekolahan Sukma Pusat, yang hadir menyaksikan langsung proses trauma healing.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan kembali sarana fisik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis anak-anak dan masyarakat yang mengalami trauma.
Yapersukma Pusat Apresiasi Kepedulian TNI
Menyaksikan langsung kegiatan tersebut, Romo Patrick menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada TNI, khususnya Pusat Psikologi TNI dan Tim yang datang dari Kupang, atas perhatian dan pendampingan yang diberikan kepada anak-anak SDK Wancang.
Bagi Yayasan Persekolahan Sukma Pusat, kehadiran Tim Psikologi TNI merupakan bantuan yang sangat berarti. Anak-anak yang mengalami bencana tidak hanya membutuhkan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang aman, tetapi juga membutuhkan pendampingan agar luka batin, rasa takut, dan kecemasan yang mungkin masih mereka rasakan dapat ditangani dengan baik.
“Yapersukma Pusat menyampaikan terima kasih kepada TNI, khususnya Pusat Psikologi TNI dan Tim dari Kupang, yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada anak-anak kami. Bagi kami, ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat berarti dalam proses pemulihan pascabencana,” ujar Romo Patrick.
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya









