TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai - FloresPos Net - Page 2

TNI Hadir Memulihkan Luka Batin Anak-Anak SDK Wancang Manggarai

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 17:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romo Patrick yang sebelumnya telah mengunjungi SDK Wancang pada minggu lalu mengaku senang melihat anak-anak mendapatkan pendampingan secara khusus. Ia melihat bahwa proses pemulihan sekolah harus berjalan bersamaan dengan pemulihan kondisi psikologis anak.

Latar belakang Romo Patrick dalam Psikologi Konseling dari University of Santo Tomas Manila semakin membuatnya melihat pentingnya perhatian terhadap aspek psikologis dalam proses rehabilitasi pascabencana.

“Bangunan bisa diperbaiki. Tetapi rasa takut dalam diri anak-anak juga perlu dipulihkan. Mereka membutuhkan kehadiran, pendampingan, dan kesempatan untuk kembali merasa aman,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan, Mayestatis: Pemda Sikka Jangan Tunggu Laporan

Dalam komunikasi dengan Letkol Inf. Helmi Pamungkas, M.Psi., M.Han., Psikolog, Romo Patrick juga menyampaikan rasa puas atas perhatian pemerintah, khususnya TNI, yang tidak hanya membantu masyarakat dalam aspek fisik, tetapi juga hadir menyentuh kebutuhan psikologis anak-anak.

Rekonstruksi Tidak Hanya Membangun Fisik

Letkol Inf. Helmi Pamungkas, M.Psi., M.Han., Psikolog, menegaskan bahwa proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada kerusakan fisik.

“Proses rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana yang diperlukan para penyintas tidak hanya dari aspek fisik saja, tetapi juga dari aspek psikologis,” ujar Helmi.

Baca Juga :  Sambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Ngada, Brigjen Agus Setiawan Pastikan Bantuan Tersalurkan Secara Cepat, Tepat dan Merata

Menurutnya, kehadiran Puspsi TNI bersama para relawan psikologi di wilayah bencana diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi batin dan memelihara kesehatan mental para penyintas gempa bumi di NTT.

Helmi juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan mental. Masyarakat umumnya sudah memahami apa yang harus dilakukan ketika mengalami luka fisik. Namun, pemahaman mengenai luka psikologis masih belum sebaik itu.

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 198 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA