BAJAWA, FLORESPOS.net-Alumni Lemhannas, sekaligus Tenaga Ahli Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Agus Setiawan menyambangi Posko IKAL Lemhannas RI Peduli di Kota Bajawa, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (2/9/2026).
Di Posko IKAL Lemhannas RI di Bajawa, Brigjen Agus Setiawan yang saat itu juga ditemani Dr. Iroil Samiharjo selaku unsur Pengarah BNPB diterima oleh Penanggungjawab Utama Posko IKAL Lemhannas Peduli, Romo Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil., M.Si. (Han).
Kehadiran perwira tinggi TNI itu untuk memperkuat moral tim di lapangan serta menegaskan pentingnya kerja kolaboratif dalam manajemen bencana.
Penanggungjawab Utama Posko IKAL Lemhannas Peduli, Romo Dr. Rofinus Neto Wuli, S.Fil., M.Si. (Han) mengatakan penanganan dampak gempa Flores dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
IKAL Lemhannas telah menyalurkan bantuan tahap pertama dan kini bersiap untuk penyaluran tahap kedua. Program ini akan terus berjalan hingga tahap pemulihan (recovery) demi membantu masyarakat terdampak.
Kolaborasi taktis yang melibatkan jajaran TNI dan alumni Lemhannas ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan sektor sosial dan ekonomi masyarakat Flores pascagempa.
Dalam kunjungan tersebut, Brigjen TNI Agus juga melihat langsung mekanisme distribusi bantuan dari para alumni yang disalurkan melalui unit pendistribusian di Labuan Bajo.
Brigjen Agus menekankan kelancaran rantai pasok logistik dari titik pengumpulan menuju wilayah terdampak yang lebih spesifik. Pihaknya membantu pendistribusian logistik dari Labuan Bajo ke Ngada.
Saat ini komunikasi berjalan sangat intens antara sekretariat IKAL Lemhannas Ngada dengan para donatur.
Ia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah memastikan seluruh bantuan kemanusiaan tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan merata.
Ia juga mengapresiasi sistem pendataan Posko IKAL Lemhannas Ngada yang dinilai transparan dan akurat.
Brigjen Agus bilang ia sudah memeriksa laporan dari pengelola posko, hasilnya sangat detail. Data penerima tercatat secara terperinci berdasarkan nama dan alamat (by name, by address) hingga tingkat desa. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










