Keuskupan Ruteng Gandeng 5 Dokter dan 4 Biarawati Layani Pengobatan dan Psikososial 4.178 Penyintas Gempa Flores - FloresPos Net

Keuskupan Ruteng Gandeng 5 Dokter dan 4 Biarawati Layani Pengobatan dan Psikososial 4.178 Penyintas Gempa Flores

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Keuskupan Ruteng melalui Caritas Keuskupan menggandeng 5 orang dokter dan 4 orang biarawati Katolik/suster menjalani pengobatan dan psikososial bagi 4.178 orang warga terdampak gempa yang tersebar di posko dan kampung di wilayah Kabupaten Manggarai, Kabupaten Manggarai Timur.

Ada pun rinciannya, yang mendapatkan layanan medis/pengobatan sebanyak 2.624 orang, dan pelayanan psikososial sebanyak 1.554 orang.

Lima dokter yang bertugas yakni dr. Juanly, dr. Darren Wijaya, dr./ Euwan Fedelyt, dr. Jenniefer, dr. Roy Mai dan dr.Jennifer. Para dokter ini dari divisi kesehatan Caritas berkolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat.

Baca Juga :  Yadin Pua Reke Tepis Ada Lobi ke Asprov untuk Jabatan Plt Askab PSSI Ende

Sedangkan 4 suster yang melayani psikososial yakni Sr. Cicilia, PK; Sr. Natalia, PK; Sr. Jossie PK, dan Suster Mayang.Tim Psikososial berasal dari Divisi Caritas dan pastoral anak Keuskupan Ruteng.

Direktur Caritas Keuskupan Ruteng, Reverendus Dominus (RD) Benediktus Gaguk atau yang akrab disapa Romo Beben, Senin (31/8/2026) mengatakan, jumlah warga yang menjalani pengobatan dan psikososial hingga 31 Agustus 2026 sebanyak 4.178 orang.

Pelayanan Medis

Lima dokter yang menjalani pelayanan medis terpusat di 22 titik yakni Satar Padut, Nggorang sebanyak 117 orang, Gereja St. Thomas Morus Robek, Desa Robek sebanyak 117, Desa Satar Punda Barat Lambaleda Utara 66 orang.

Baca Juga :  Ikatan Guru TKK Indonesia-Manggarai Asah Kompetensi Melalui Bimtek

Seterusnya, Gongger, Kecamatan Lambaleda Utara sebanyak 111 orang, Dusun Gincu Desa Robek sebanyak 122 orang, Paralando 65 jiwa; Dusun Ojang Desa Robek sebanyak 62 orang, Dusun Mbawar Desa Bajak sebanyak 214 orang, Dusun Bea Rii sebanyak 101 jiwa.

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital
Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Berita ini 210 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:46 WITA

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Berita Terbaru

Pembicara dan Petinggi Stipas Kupang pose bersama usai kuliah umum.

Nusa Bunga

Membangun Pendidikan yang Humanis dan Ekologis di Era Digital

Jumat, 16 Okt 2026 - 07:46 WITA

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA