ENDE, FLORESPOS.net-Muhammad Syupriyadin Pua Reke menepis isu soal dirinya melakukan lobi ke ke Asprov PSSI NTT untuk mengambil jabatan pelaksana tugas (Plt) Ketua Askab PSSI Ende.
Dia menegaskan, mendapat tugas itu dari Asprov PSSI NTT karena masa kepengurusan dari pengurus Askab PSSI Ende sebelumnya sudah berakhir pada 9 September 2023 dan tidak dilaksanakan konggres untuk pemilihan pengurus baru.
“Tidak ada lobi – lobi, saya ditunjuk Asprov PSSI NTT untuk ambil tugas ini karena kepengurusan sebelumnya sudah berakhir dan tidak ada kongres,” katanya kepada wartawan di kediamannya, Rabu (27/9/2023) siang.
Anggota DPRD NTT dari Partai Gerindra mengatakan setelah menerima tugas sebagai Plt Ketua Askab PSSI Ende tersebut salah satu tugas yang diberikan oleh Asprov yaitu melaksanakan konggres pemilihan pengurus baru.
Untuk itu, dia berkoordinasi dengan semua stakeholder dan pengurus sebelumnya untuk meminta data klub bola yang sudah menjadi anggota Askab Ende. Karena klub bola itu adalah pemilik suara saat pelaksanaan konggres.
“Saya baru terima tugas ini dan agenda jangka pendeknya saya lakukan kordinasi pihak – pihak terkait untuk mengetahui klub bola yang sudah terdat sebagai anggota Askab PSSI Ende,” katanya.
Yadin mengatakan setelah kordinasi dengan semua pihak dan stakeholder terkait maka konggres pemilihan pengurus baru akan segera dilaksanakan.
“Jabatan Plt itu ada batas waktunya dan saya menerima tugas ini karena kepengurusan lama sudah berakhir. Salah satu tugas saya yaitu memfasilitasi pelaksanaan konggres untuk pilih ketua baru,” katanya.
Yadin juga mengatakan bahwa kepengurusan Askab yang sudah berakhir di NTT bukan hanya Ende tetapi ada di beberapa kabupaten. Untuk mengisi kekosongan itu Asprov PSSI NTT telah menunjuk pelaksana tugas.
Sebelum pelaksanaan konggres salah satu agenda yang harus dilakukannya adalah mengundang media, pemerhati sepak bola di Ende untuk berdiskusi tentang sepak bola di Ende.
“Kita akan buat diskusi terbuka dengan semua stakeholder terkait. Kita akan bahas dan berbicara tentang sepak bola di Ende dan rencana kedepannya,” kata Yadin. *
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando








