RUTENG, FLORESPOS.net-DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengirim dan mensiagakan Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati yang disiagakan di Pelabuhan Kedindi, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai sejak Jumat (4/9/2026) hingga beberapa pekan ke depan.
Hal ini dilakukan untuk semakin mendekatkan pelayanan misi kesehatan dan misi kemanusiaan kepada warga terdampak gempa tektonik berskala 7,7 skala richter yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Untuk memudahkan pelayanan misi kesehatan dan kemanusiaan ini, RSA ini dilengkapi 18 personel.
Personel baru ini akan memperkuat tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan relawan kesehatan PDI Perjuangan yang telah lebih menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terdampak gempa sejak 16 Agustus 2026.
Informasi yang diterima media ini dari Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Bidang Kaderisasi Klementinus Rahmad Pedu Sakri, Kapal RSA Laksamana Malahayati ini menjalani misi kesehatan dengan layanan pemeriksaan kesehatan dan layanan pengobatan kepada masyarakat terdampak gempa terutama penyintas yang mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan selama masa tanggap darurat ini.
Selain menjalani misi kesehatan, Kapal RSA Laksamana Malahayati juga menyiapkan aneka logistik untuk kebutuhan warga terdampak, termasuk puluhan tenda yang nantinya didistribusikan ke sejumlah sekolah terdampak gempa di Flores.
Semangat Gotong Royong
Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Manggarai Bidang Kaderisasi Klementinus Rahmad Pedu Sakri mengemukakan bahwa keberadaan armada kapal rumah sakit apung ini merupakan implementasi misi kemanusiaan PDI Perjuangan sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Kapal dikirim untuk memperkuat personel Baguna dan relawan kesehatan yang sebelumnya telah berada di lapangan,” kata Pedu Saksi.
Pedu Sakri menggarisbawahi bahwa misi kemanusiaan ini sejalan dengan komitmen Ketua Umum PDI Perjuangan yang menekankan bahwa bantuan kemanusiaan mesti dilandasi semangat gotong royong dan kemanusiaan.
“Pelayanan ditujukan kepada masyarakat terdampak tanpa membedakan latar belakang politik, suku, agama, maupun status sosial,” katanya.
Untuk diketahui bahwa .RSA Laksamana Malahayati ini telah menjalankan misi kemanusiaan dengan berkeliling ke sejumlah wilayah Indonesia sejak 2023.
Kapal RSA digunakan sebagai fasilitas kesehatan dan bergerak untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang sulit memperoleh pelayanan medis.
Diterima Secara Adat
Pantauan media ini, kedatangan tim RSA ini disambut elemen warga saat berlabuh di Pelabuan Kedindi. Kedatangan tim disambut dengan ritus adat Manggarai yang ditandai acara adat Kapu dan Tuak Curu.
Usai diterima, tim yang menjalankan misi kesehatan dan kemanusiaan ini mulai menjalankan tugas pelayanan kesehatan dan pendistribusian logistik, termasuk pembagian tenda ke beberapa lembaga pendidikan.
Apresiasi
Sejumlah elemen warga lintas agama di Kecamatan Reok menyampaikan apresiasi atas komitmen PDI Perjuangan yang terus menjalankan misi pelayanan kesehatan dan misi kemanusiaan di wilayah terdampak gempa Flores yang terpusat di Kecamatan Reok.
“Elemen warga menyampaikan apresiasi atas misi kesehatan dan misi kemanusiaan yang dijalankan DPP PDI Perjuangan ini,” kata Yohanes Ardian salah seorang warga terdampak gempa. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando










