Hingga Hari ke 23 Warga Masih Bertahan di Pos Pengungsi Nioniba, Ini Kata Kalak BPBD Ende - FloresPos Net

Hingga Hari ke 23 Warga Masih Bertahan di Pos Pengungsi Nioniba, Ini Kata Kalak BPBD Ende

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 11:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Hingga hari ke 23 pasca bencana gempa bumi Flores sebagian warga di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro masih bertahan di pos pengungsi komunal di desa tersebut.

Informasi yang diperoleh dari pemerintah kecamatan dan desa sebagian warga memilih bertahan di pos pengungsian komunal karena rumahnya rusak berat dan sebagiannya masih trauma.

Fakta ini berbeda dengan laporan harian penanganan bencana posko tanggap darurat bencana Pemerintah Kabupaten Ende.

Sejak pekan lalu melalui  laporan harian penanganan bencana di wilayah Kabupaten Ende dilaporkan bahwa tidak ada ada warga yang masih berada di pos pengungsi komunal atau titik pengungsi terpusat di Ende dinyatakan tidak ada alias nol titik.

Kepala BPBD Ende, Marselus E. Meta yang dikonfirmasi Florespos.net, Senin (7/9/2026) sore mengatakan data kerusakan rumah yang diperoleh dari Dusun Nioniba, Desa Kebirangga hanya lima rumah warga yang rusak berat namun yang mengungsi di posko sebanyak empat ratus jiwa.

Baca Juga :  Puluhan Putra Terbaik Flobamora Jadi Pengurus DPD IKAL Lemhannas Provinsi NTT Periode 2026-2031

Pada tanggap darurat fase pertama pihak kepolisian telah hadir membantu mendirikan posko pengungsi untuk warga.

Namun pada fase tanggap darurat kedua pemerintah melalui posko tanggap darurat dan elemen lainnya telah mendorong dan memberikan edukasi agar warga di pos pengungsi tersebut segera kembali ke rumah.

“Data yang diperoleh di Nioniba hanya lima rumah yang rusak berat. Pada fase pertama kita berterimakasih kepada  Polres Ende yang telah mendirikan posko. Pada fase kedua kita sudah imbau dan memberikan edukasi agar warga kembali ke rumah,” kata Marselus Meta.

Namun hingga hari ke 23 pasca bencana dilaporkan dari pemerintah desa dan kecamatan bahwa sebagian warga masih bertahan dan belum kembali ke rumah.

Baca Juga :  Demokrat Ende Tutup Pendaftaran, Ada 4 Bacalon yang Sudah Daftar

Berdasarkan imbauan dan melihat kondisi saat ini serta pola penanganan yang dilakukan, Kata Marselus pemerintah melalui posko telah menyatakan bahwa pos pengungsi di wilayah ini sudah dinyatakan tidak ada  atau nol.

“Kita sudah edukasi agar mereka kembali ke rumah namun hingga saat ini masih bertahan maka dalam laporan kita anggap sudah nol,” kata Marselus Meta.

Dikatakannya bahwa sejak pekan lalu pemerintah juga sudah  menghentikan distribusi bantuan ke pos pengungsi Nioniba dan fokus pada warga yang rumahnya rusak berat.

“Sekarang fokus distribusi bantuan  ke rumah rusak berat jadi di situ kita anggap nol maka distribusi bantuan kita hentikan. Kita akan berikan bantuan ke rumah- rumah,” kata Marselus Meta.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru