ENDE, FLORESPOS.net-Hingga hari ke 23 pasca bencana gempa bumi Flores sebagian warga di Dusun Nioniba, Desa Kebirangga, Kecamatan Maukaro masih bertahan di pos pengungsi komunal di desa tersebut.
Informasi yang diperoleh dari pemerintah kecamatan dan desa sebagian warga memilih bertahan di pos pengungsian komunal karena rumahnya rusak berat dan sebagiannya masih trauma.
Fakta ini berbeda dengan laporan harian penanganan bencana posko tanggap darurat bencana Pemerintah Kabupaten Ende.
Sejak pekan lalu melalui laporan harian penanganan bencana di wilayah Kabupaten Ende dilaporkan bahwa tidak ada ada warga yang masih berada di pos pengungsi komunal atau titik pengungsi terpusat di Ende dinyatakan tidak ada alias nol titik.
Kepala BPBD Ende, Marselus E. Meta yang dikonfirmasi Florespos.net, Senin (7/9/2026) sore mengatakan data kerusakan rumah yang diperoleh dari Dusun Nioniba, Desa Kebirangga hanya lima rumah warga yang rusak berat namun yang mengungsi di posko sebanyak empat ratus jiwa.
Pada tanggap darurat fase pertama pihak kepolisian telah hadir membantu mendirikan posko pengungsi untuk warga.
Namun pada fase tanggap darurat kedua pemerintah melalui posko tanggap darurat dan elemen lainnya telah mendorong dan memberikan edukasi agar warga di pos pengungsi tersebut segera kembali ke rumah.
“Data yang diperoleh di Nioniba hanya lima rumah yang rusak berat. Pada fase pertama kita berterimakasih kepada Polres Ende yang telah mendirikan posko. Pada fase kedua kita sudah imbau dan memberikan edukasi agar warga kembali ke rumah,” kata Marselus Meta.
Namun hingga hari ke 23 pasca bencana dilaporkan dari pemerintah desa dan kecamatan bahwa sebagian warga masih bertahan dan belum kembali ke rumah.
Berdasarkan imbauan dan melihat kondisi saat ini serta pola penanganan yang dilakukan, Kata Marselus pemerintah melalui posko telah menyatakan bahwa pos pengungsi di wilayah ini sudah dinyatakan tidak ada atau nol.
“Kita sudah edukasi agar mereka kembali ke rumah namun hingga saat ini masih bertahan maka dalam laporan kita anggap sudah nol,” kata Marselus Meta.
Dikatakannya bahwa sejak pekan lalu pemerintah juga sudah menghentikan distribusi bantuan ke pos pengungsi Nioniba dan fokus pada warga yang rumahnya rusak berat.
“Sekarang fokus distribusi bantuan ke rumah rusak berat jadi di situ kita anggap nol maka distribusi bantuan kita hentikan. Kita akan berikan bantuan ke rumah- rumah,” kata Marselus Meta.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando










